Cristiano Ronaldo Tolak Kenakan Ban Kapten Juventus, Ini Alasannya
Aga Deta | 17 Desember 2019 10:20
Bola.net - Juventus berhasil mengalahkan Udinese dengan skor 3-1 pada lanjutan Serie A di Allianz Stadium, Minggu (15/12/2019). Cristiano Ronaldo, berhasil memborong dua gol pada menit ke-9 dan 37 dalam pertandingan tersebut.
Namun, ada kejadian menarik pada pertandingan tersebut saat Gonzalo Higuain ditarik keluar. Pemain berpaspor Argentina tersebut merupakan kapten dan berniat melimpahkan tugasnya ke Cristiano Ronaldo.
Namun, Cristiano Ronaldo itu dengan rendah hati menolak ban kapten itu. Dia kemudian menyerahkannya kepada Blaise Matuidi sebagai tanda penghormatan.
Ternyata ada alasan khusus mengapa Cristiano Ronaldo menolak ban kapten tersebut. Padahal ia merupakan kapten Timnas Portugal.
Alasannya, Matuidi telah bergabung dengan Juventus sejak 2017, atau lebih lama dari Ronaldo yang mulai memperkuat dengan klub Serie A tersebut pada 2018.
Cristiano Ronaldo kemudian memeluk pemain berpaspor Prancis itu setelah memakaikan ban kapten. Matuidi menggambarkan itu sebagai perilaku kelas dunia.
Membuktikan Perkataan Mourinho tentang Perbedaan Kapten dan Pemimpin
Sikap yang dilakukan oleh Cristiano Ronaldo bisa menjadi contoh lain dari perbedaan sosok kapten dan pemimpin yang pernah dilontarkan pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. Menurut pelatih asal Portugal itu ada perbedaan besar antara seorang kapten dan pemimpin. Mourinho menyebut sosok kapten yang bertipe pemimpin sangat menguntungkan pelatih.
Secara tersirat, Mourinho menyebut tidak setiap kapten memiliki jiwa pemimpin. "Kapten dan pemimpin, ada perbedaan besar," kata Mourinho.
"Anda tidak membeli pemimpin, Anda tidak membuat pemimpin. Ketika Anda memilikinya, tim Anda selangkah lebih maju."
"Tapi, yang penting, sekarang sepak bola penuh dengan citra dan orang-orang memberikan lebih banyak perhatian pada orang-orang yang terlihat (seperti pemimpin daripada) orang-orang yang sebenarnya," tegas Jose Mourinho.
Sumber: Sportbible
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hanif Sri Yulianto/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 16 Desember 2019
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
-
Liga Italia 21 April 2026, 13:44

LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59











