Curhat Alex Manninger: Menyesal Cabut dari Arsenal dan Cerita Miris Tak Digaji di Fiorentina
Afdholud Dzikry | 6 April 2026 09:30
Bola.net - Alex Manninger memiliki perjalanan karier yang sangat berwarna di kompetisi elit Eropa. Mantan penjaga gawang timnas Austria ini pernah merasakan tangan dingin Arsene Wenger hingga Jurgen Klopp.
Namun, tidak semua perjalanannya berjalan mulus dan penuh dengan trofi. Manninger secara terbuka mengakui ada beberapa keputusan di masa lalu yang kini ia sesali.
Salah satu momen yang paling membekas adalah saat ia memulai petualangan di Premier League. Di sana, ia belajar banyak hal dari para pemain bertahan legendaris Inggris.
Manninger merasa beruntung bisa mencicipi atmosfer sepak bola Inggris di usia muda. Namun, ambisinya untuk bermain reguler justru membawanya pada sebuah penyesalan panjang.
Penyesalan Meninggalkan Arsenal
Bergabung dengan Arsenal di usia 20 tahun adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi Manninger. Arsene Wenger saat itu memang sedang membangun proyek pemain muda di London Utara.
Manninger mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga dari kapten legendaris, Tony Adams. Kehadiran bek tangguh itu membuatnya merasa sangat aman saat mengawal gawang The Gunners.
"Itu masih membuat saya bersemangat hanya dengan memikirkannya. Saya berusia 20 tahun, saya masih anak-anak. Wenger ingin membawa dimensi internasional ke klub dan fokus pada pemain muda, saya salah satunya," kenang Manninger.
"Meskipun usia saya masih muda, saya merasa tenang di gawang. Saya memiliki monster seperti Tony Adams di depan saya. Dia mengajari saya banyak hal. Saya hanya punya satu penyesalan: Pergi terlalu cepat. Tapi Anda tahu, saya ingin bermain," tambahnya.
Pengalaman Pahit di Fiorentina yang Bangkrut
Setelah meninggalkan Arsenal, Manninger mencoba peruntungan di Serie A bersama Fiorentina. Namun, kepindahan tersebut justru menjadi mimpi buruk karena kondisi finansial klub yang hancur.
Ia menggambarkan situasi di Florence saat itu sangat tidak masuk akal bagi seorang pemain profesional. Klub berada di ambang kebangkrutan dan internal tim menjadi sangat kacau.
"Itu adalah keputusan yang salah. Saya merasa itu situasi yang tidak masuk akal. Saat itu tahun 2001 dan klub berada di ambang kebangkrutan. Kami tidak dibayar selama beberapa bulan," ungkap Manninger blak-blakan.
"Pelatihnya adalah Mancini dan sesekali dia memberi tahu kami 'siapa yang tahu apakah kita akan berlatih besok'. Dia baru bergabung, tetapi kami semua tahu itu semua bisa gagal kapan saja," lanjutnya.
Panggilan Mendadak dari Jurgen Klopp
Di penghujung kariernya, Manninger secara mengejutkan bergabung dengan Liverpool. Semua itu berawal dari sebuah panggilan telepon pribadi dari Jurgen Klopp yang mengagumi kemampuannya.
Klopp rupanya belum lupa bagaimana Manninger tampil perkasa saat membela Augsburg. Saat itu, Manninger berhasil menggagalkan semua peluang Borussia Dortmund yang dilatih oleh Klopp.
"Semuanya dimulai dengan panggilan telepon. Jurgen tahu segalanya tentang saya. Saya telah mengalahkan tim Dortmund-nya bersama Augsburg dua tahun sebelumnya," kata Manninger bercerita.
"'Saya ingin penjaga gawang itu di sini. Hari itu Anda menyelamatkan segalanya melawan kami. Anda harus melakukannya untuk saya juga'," ucap Manninger menirukan perkataan Klopp saat itu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Biang Kerok Kekalahan Manchester United dari Hull City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 21:30
-
Kalah dari Hull City, Manchester United Catatkan Dua Rekor yang Memalukan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:50
-
Man of the Match Hull vs Man United: Konstantinos Tzolakis
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:39
-
Hasil Hull vs Man United: Setan Merah Dipermalukan Tim Promosi!
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:24
-
Brighton Tolak Penawaran Perdana Liverpool untuk Yankuba Minteh
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Kevin De Bruyne yang Menggila dan Debut Massimiliano Allegri di Napoli Berakhir Manis
Liga Italia 23 Agustus 2026, 08:41
-
Ironi Tottenham: Sudah Belanja Rp5,5 Triliun, tapi Langsung Dibantai Brentford 0-3
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 05:34
-
Man of the Match Espanyol vs Real Madrid: Jude Bellingham
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 05:15
-
Hasil DFL Super Cup 2026: Bayern Munchen Juara Usai Tundukkan Dortmund 2-1
Bundesliga 23 Agustus 2026, 04:59
-
Man of the Match Inter vs Monza: Pio Esposito
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:32
-
Hasil Inter vs Monza: Juara Bertahan Terlalu Perkasa!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 01:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59







