Data dan Fakta Serie A: Juventus vs Udinese
Editor Bolanet | 22 Agustus 2015 07:38
Udinese sendiri berpotensi memberikan ancaman bagi Juventus. Kegagalan mereka mempertahankan posisi musim lalu membuat sang pelatih Stefano Colantuono bertekad untuk meraih hasil terbaik.
Sebelum partai ini bergulir, berikut data dan fakta terkait kedua tim:
Juventus menjadi klub yang paling banyak mencetak gol (182) dan klub yang paling sering menang (53) di giornata pembuka.
Juventus baru kalah sekali dalam 31 pertandingan pembuka (kalah dari Bari 0-1 pada 2010) dan imbang sebanyak 23 kali, sisanya berakhir dengan kemenangan.
Juventus dan Udinese telah bertemu sebanyak dua kali di laga pembuka Serie A: Juventus memenangkan keduanya.
Udinese hanya mampu meraup satu kemenangan dalam delapan partai pembuka Serie A (4 kali imbang dan tiga kali kalah).
Udinese belum pernah mengalahkan Juventus sejak bulan Januari 2011 (dua kali imbang dan enam kali kalah).
Juventus memenangkan empat laga home mereka saat bersua Udinese di ajang Serie A.
Juventus mencetak empat gol dari tendangan bebas, lebih banyak dari klub manapun di Serie A.
Kartu merah pertama Serie A didapat oleh Leonardo Bonucci saat melawan Udinese saat melakoni pertandingan home pada 2011.
Antonio Di Natale selalu gagal mencetak gol dalam 10 pertemuan di ajang liga melawan Juventus.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





