De Laurentiis: Tahun 2004 Napoli Tak Punya Bola dan Kostum
Editor Bolanet | 30 Juli 2015 18:00
- Baru baru ini presiden , Aurelio De Laurentiis membeberkan betapa miris kondisi Napoli kala ia membelinya pada tahun 2004 silam.
Menurutnya, saat itu kondisi Napoli yang sedang dilanda krisis finansial sungguh mengenaskan. Krisis finansial yang saat itu melanda Partenopei sampai-sampai membuat mereka tak mempunyai bola dan kostum untuk latihan dan bertanding.
Namun, hal tersebut kini sudah berubah total setelah De Lauretis menanamkan banyak uang sebagai investasi bagi Napoli. Kini mereka sudah mulai mengeruk keuntungan seiring dengan prestasi apik yang mereka raih beberapa tahun belakangan.
Napoli saya memiliki keuntungan yang sangat tinggi. Saya mengambil alih Napoli pada tahun 2004 dan membeli semuanya, tidak ada apapun di sana, bahkan tidak bola atau kostum, tutur De Lauretis kepada Corriere della Sera.
Kini Napoli sedang dilanda penurunan prestasi setelah mereka gagal lolos ke zona Liga Champions karena hanya finis di peringkat empat Serie A musim lalu. Namun, berdasar dari pengalaman ini, sang bos yakin Napoli akan bangkit dan kembali bermain di Liga Champions pada musim depan.
Saya harus membangun kembali semuanya, dan kami harus Liga Champions, tekad De Lauretis. [initial]
(cds/asa)
Menurutnya, saat itu kondisi Napoli yang sedang dilanda krisis finansial sungguh mengenaskan. Krisis finansial yang saat itu melanda Partenopei sampai-sampai membuat mereka tak mempunyai bola dan kostum untuk latihan dan bertanding.
Namun, hal tersebut kini sudah berubah total setelah De Lauretis menanamkan banyak uang sebagai investasi bagi Napoli. Kini mereka sudah mulai mengeruk keuntungan seiring dengan prestasi apik yang mereka raih beberapa tahun belakangan.
Napoli saya memiliki keuntungan yang sangat tinggi. Saya mengambil alih Napoli pada tahun 2004 dan membeli semuanya, tidak ada apapun di sana, bahkan tidak bola atau kostum, tutur De Lauretis kepada Corriere della Sera.
Kini Napoli sedang dilanda penurunan prestasi setelah mereka gagal lolos ke zona Liga Champions karena hanya finis di peringkat empat Serie A musim lalu. Namun, berdasar dari pengalaman ini, sang bos yakin Napoli akan bangkit dan kembali bermain di Liga Champions pada musim depan.
Saya harus membangun kembali semuanya, dan kami harus Liga Champions, tekad De Lauretis. [initial]
Baca Ini Juga
- Pede, Cavani Mengaku Jika Seluruh Dunia Tahu Ia Striker Hebat
- Diincar MU dan Arsenal, Higuain Bakal Perpanjang Kontrak
- Di Napoli, Higuain Pemain Tak Tersentuh
- Gabung Napoli, Gabbiadini Lewatkan Kesempatan Bela Juventus
- Marotta: Persaingan Musim Depan Akan Jauh Lebih Ketat
- Semakin Kompetitif, Chiellini: Menuju Scudetto Semakin Sulit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
-
Liga Italia 21 April 2026, 13:44

LATEST UPDATE
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















