De Rossi: Berhenti Panggil Saya Capitan Futuro
Editor Bolanet | 5 Oktober 2013 20:10
- Meski telah beberapa kali gagal meraih gelar bersama AS Roma, namun Daniele De Rossi menegaskan dirinya tak pernah menyesal bertahan di Giallorossi.
Ditegaskan olehnya, jika dia memang ingin bergelimang gelar dan medali, dirinya bisa saja memilih bergabung dengan tim yang memang memiliki kemampuan untuk setiap tahun meraih juara. Namun alih-alih hengkang, De Rossi justru tetap bertahan bersama Serigala Ibukota.
Jika saya pergi dan bermain untuk klub lain seperti Barcelona, mungkin saya sudah memenangkan lebih banyak gelar bergengsi. Cerita saya sama dengan Francesco Totti, tutur De Rossi.
Tapi kemudian Anda berpikir tentang orang-orang Roma dan cinta yang diberikan fans. Maka angan-angan itu tak ada lagi, tegasnya.
Pada kesempatan itu, De Rossi juga meminta semua orang untuk berhenti memanggilnya dengan sebutan Capitan Futuro (kapten masa depan). Pasalnya, ia tak begitu tertarik untuk menjadi dengan panggilan tersebut karena menurutnya, ia telah bangga dengan menjadi wakil kapten dari Fransesco Totti.
Saya tak tergila-gila dengan panggilan tersebut dan jangan panggil saya seperti itu. Saya bangga menjadi wakil kapten Roma, ungkap De Rossi.
Fransesco Totti adalah pemimpin dan saya hanya akan menjadi kapten ketika dia pensiun. Jika saat itu tiba maka tidak akan ada orang yang akan merayakannya Hore, De Rossi menjadi kapten'. Kami semua sedih karena telah kehilangan pemain terbaik dalam sejarah Roma, tegas De Rossi. (foti/dzi)
Ditegaskan olehnya, jika dia memang ingin bergelimang gelar dan medali, dirinya bisa saja memilih bergabung dengan tim yang memang memiliki kemampuan untuk setiap tahun meraih juara. Namun alih-alih hengkang, De Rossi justru tetap bertahan bersama Serigala Ibukota.
Jika saya pergi dan bermain untuk klub lain seperti Barcelona, mungkin saya sudah memenangkan lebih banyak gelar bergengsi. Cerita saya sama dengan Francesco Totti, tutur De Rossi.
Tapi kemudian Anda berpikir tentang orang-orang Roma dan cinta yang diberikan fans. Maka angan-angan itu tak ada lagi, tegasnya.
Pada kesempatan itu, De Rossi juga meminta semua orang untuk berhenti memanggilnya dengan sebutan Capitan Futuro (kapten masa depan). Pasalnya, ia tak begitu tertarik untuk menjadi dengan panggilan tersebut karena menurutnya, ia telah bangga dengan menjadi wakil kapten dari Fransesco Totti.
Saya tak tergila-gila dengan panggilan tersebut dan jangan panggil saya seperti itu. Saya bangga menjadi wakil kapten Roma, ungkap De Rossi.
Fransesco Totti adalah pemimpin dan saya hanya akan menjadi kapten ketika dia pensiun. Jika saat itu tiba maka tidak akan ada orang yang akan merayakannya Hore, De Rossi menjadi kapten'. Kami semua sedih karena telah kehilangan pemain terbaik dalam sejarah Roma, tegas De Rossi. (foti/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















