De Rossi: Wajar Romanisti Kehilangan Kesabaran
Editor Bolanet | 26 April 2012 18:00
- AS Roma mendapatkan hasil yang mengecewakan pada pertandingan terakhir mereka. Kekalahan dari membuat pelatih Roma, Luis Enrique semakin terpojok.
Roma sebetulnya hampir berhasil menahan imbang Fiorentina namun gol dari Andrea Lazzarri di ujung pertandingan membuat Roma takluk dengan skor 2-1. Kekalahan ini membuat suporter Roma semakin geram.
Sebelumnya mereka telah membawa spanduk yang bertuliskan 'Stadion yang kosong, transfer pemain yang tidak diinginkan, apakah ini sepak bola yang kami inginkan?. Banyak dari mereka yang menyuarakan ejekan kepada Enrique atas hasil buruk tersebut. Daniele De Rossi justru membela pelatihnya tersebut.
Saya tetap bersikeras bahwa dia adalah salah satu pelatih paling berbakat di dunia, ujar gelandang Roma tersebut.
Dia memiliki aura yang sama seperti Luciano Spalletti, Marcello Lippi dan Fabio Capello.
Kami berharap sedikit lebih banyak maka normal jika para suporter kehilangan kesabaran mereka. Ini sebetulnya merupakan hari yang sempurna untuk mencapai posisi yang lebih baik di klasemen jika saja kami mendapatkan hasil yang kami inginkan namun kini kami harus memikirkan Napoli.
Roma juga harus dapat memberikan tekanan yang sama meski saya tidak ada dalam skuad. Saya tidak penting namun kami adalah sebuah tim dan kami hanya ingin satu hal yaitu kemenangan.
Kami berkeringat dan berjuang. Kadang kami kalah, kadang kami mengumpulkan lagi dan kadang kami senang. Dapat dimengerti reaksi para pendukung sesuai keadaan namun kami terbiasa dengan saat-saat sulit dan ada saat yang lebih buruk.
(gaz/Rev)
Roma sebetulnya hampir berhasil menahan imbang Fiorentina namun gol dari Andrea Lazzarri di ujung pertandingan membuat Roma takluk dengan skor 2-1. Kekalahan ini membuat suporter Roma semakin geram.
Sebelumnya mereka telah membawa spanduk yang bertuliskan 'Stadion yang kosong, transfer pemain yang tidak diinginkan, apakah ini sepak bola yang kami inginkan?. Banyak dari mereka yang menyuarakan ejekan kepada Enrique atas hasil buruk tersebut. Daniele De Rossi justru membela pelatihnya tersebut.
Saya tetap bersikeras bahwa dia adalah salah satu pelatih paling berbakat di dunia, ujar gelandang Roma tersebut.
Dia memiliki aura yang sama seperti Luciano Spalletti, Marcello Lippi dan Fabio Capello.
Kami berharap sedikit lebih banyak maka normal jika para suporter kehilangan kesabaran mereka. Ini sebetulnya merupakan hari yang sempurna untuk mencapai posisi yang lebih baik di klasemen jika saja kami mendapatkan hasil yang kami inginkan namun kini kami harus memikirkan Napoli.
Roma juga harus dapat memberikan tekanan yang sama meski saya tidak ada dalam skuad. Saya tidak penting namun kami adalah sebuah tim dan kami hanya ingin satu hal yaitu kemenangan.
Kami berkeringat dan berjuang. Kadang kami kalah, kadang kami mengumpulkan lagi dan kadang kami senang. Dapat dimengerti reaksi para pendukung sesuai keadaan namun kami terbiasa dengan saat-saat sulit dan ada saat yang lebih buruk.
(gaz/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 12:08
-
Klasemen Grup D Piala Dunia 2026 Setelah Laga Amerika Serikat vs Paraguay
Piala Dunia 13 Juni 2026, 10:22
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
Piala Dunia 13 Juni 2026, 10:13
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













