Demi Keindahan, Juventus Diminta untuk Bermain Seperti Empoli
Yaumil Azis | 24 Februari 2020 15:07
Bola.net - Eks pemain Inter Milan, Samuel Eto'o, melihat gaya bermain yang diterapkan Maurizio Sarri di Juventus jauh berbeda dengan klub-klub sebelumnya. Tidak lagi seindah waktu menukangi tim Italia lainnya, Empoli, beberapa tahun lalu.
Seperti yang diketahui, Sarri pernah menukangi Empoli selama tiga musim mulai tahun 2012 hingga 2015. Hasil strateginya kemudian membuat raksasa Italia lain, Napoli, kepincut untuk merekrutnya.
Banyak yang menganggap kalau skema bermain terapan Sarri mirip dengan konsep 'tiki-taka' milik Josep Guardiola di Barcelona dulu. Bedanya, pemainan operan dari kaki ke kaki para pemain bergerak ke depan.
Skema bermain itu, yang dikenal dengan sebutan 'Sarriball' waktu Sarri menukangi Chelsea musim lalu, mengundang decak kagum dari banyak kalangan. Termasuk Samuel Eto'o sendiri.
Scroll ke bawah untuk membca informasi selengkapnya.
Maurizio Sarri Sudah Berubah
Namun yang dikagumi Eto'o bukanlah 'Sarriball' yang sedang diterapkan di Juventus. Dalam pandangan pria berumur 38 tahun itu, apa yang digunakan Sarri semasa di Empoli dulu tidak terlihat dalam permainan Bianconeri sekarang.
"Kenyataannya pelatih yang saya lihat di Empoli sangat berbeda dengan yang saya lihat di Chelsea dan Juventus," ujar Eto'o kepada Sky Sport Italia.
"Saya melihat Empoli bermain, itu adalah sebuah tim yang bermain dengan kepribadiannya, mereka bermain dari belakang dan kiper juga terbiasa dengan bola. Itulah mengapa terlihat indah," lanjutnya.
"Hari ini kita tidak lagi melihat pelatih seperti Pep Guardiola membuat tim bermain, mungkin anda kalah, namun saat tim bermain seperti itu, fans jadi merasa senang," tambahnya.
Ingin Lihat Empoli yang Dulu
Sisi artistik permainan Sarri yang sekarang, dirasa Eto'o, sudah tidak terlihat lagi. Itulah mengapa ia menyarankan Sarri dan Juventus menerapkan gaya bemain seperti waktu di Empoli dulu.
"Hari ini saya melihat Juve dan entahlah, mereka punya Ronaldo, salah satu pemain terbaik dalam sejarah, atau Paulo Dybala, yang merupakan pemain fenomenal lainnya, namun saya ingin melihat pelatih yang dulu di Empoli lagi," pungkasnya.
Kendati demikian, performa Juventus sejauh ini masih tetap mengesankan. Mereka kembali menuai kemenangan saat melakoni laga lanjutan Serie A akhir pekan kemarin, dengan SPAL sebagai lawannya.
Mereka juga masih 'hidup' di Liga Champions. Pada hari Kamis (27/2/2020) besok, mereka bakalan menghadapi Lyon pada laga leg pertama babak 16 besar yang diselenggarakan di Parc Olympique Lyonnais.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Miris, Eks Juventus Ini Dikartu Merah Sebelum Lakoni Laga Debutnya
- Derby d'Italia Juventus vs Inter Milan Terancam Ditunda karena Virus Corona
- Dikejar Lyon, Blaise Matuidi Menyatakan Sumpah Setia ke Juventus
- Hasil Lengkap dan Klasemen Serie A Pekan ke-25: Lazio Tempel Ketat Juventus
- Batistuta Ucapkan Selamat Pada Ronaldo Usai Samai Rekornya di Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51














