Diwarnai Aksi Protes Ultras Curva Sud, Stefano Pioli Sayangkan AC Milan Gagal Bekuk Genoa
Editor Bolanet | 6 Mei 2024 09:45
Bola.net - Stefano Pioli menyayangkan AC Milan gagal mengalahkan Genoa setelah hanya mendapatkan satu poin di kandang, dan pertandingan tersebut diwarnai oleh aksi protes diam di tribun Curva Sud oleh Ultras Milan.
Rossoneri harus puas meraih hasil imbang saat melawan Genoa pada pekan ke-35 Serie A 2023/24. Bertanding di San Siro, Minggu (5/5/2024) malam WIB, kedua tim bermain sama kuat 3-3.
Gol-gol tuan rumah berhasil dicetak oleh Alessandro Florenzi, Matteo Gabbia, dan Olivier Giroud. Tim asuhan Alberto Gilardino bukannya tanpa perlawanan, mereka juga sanggup mencetak tiga gol dari Mateo Retegui, Caleb Ekuban, dan gol bunuh diri dari Malick Thiaw.
Milan yang berada di peringkat dua memiliki 71 poin, beruntung mengamankan posisi tersebut sebab peringkat ketiga, Juventus, juga mengalami hal serupa dengan bermain imbang melawan AS Roma. Kini, kedua tim hanya dipisahkan dengan jarak lima poin dan menyisakan tiga pertandingan.
Simak komentar Pioli di bawah ini.
Ultras Lancarkan Aksi Protes
Pada pertandingan tersebut, para ultras membentangkan spanduk bertuliskan "suara keheningan" saat mereka keluar secara massal dari seluruh bagian Curva Sud stadion San Siro.
Ketika ditanya mengenai protes dari para ultras Milan, Pioli menjawab dengan bijak mengenai aksi tersebut.
"Para penggemar telah memilih jenis protes seperti ini dan kami hanya perlu menghormati mereka," kata Pioli.
"Performa itu ada, namun kami tidak mampu mengamankan kemenangan yang sangat penting ini. Kami tidak pernah menang dalam empat pertandingan terakhir.
"Jika mereka memilih bentuk protes seperti ini, pasti ada alasannya, dan kami harus terus bermain dengan baik dan mencoba untuk melakukan lebih karena kami memiliki kualitas untuk mengakhiri musim ini dengan baik."
Pioli Frustrasi
Dengan hasil imbang melawan Genoa, Milan mencatatkan tidak pernah menang dalam empat pertandingan terakhir di Serie A. Menanggapi catatan itu, Pioli mengaku frustrasi.
"Awal pertandingan berjalan buruk. Kami tidak memiliki konsentrasi dan kebersamaan yang tepat dalam 20 menit pertama dan kebobolan gol pembuka," ujar Pioli.
"Kemudian, kami menciptakan banyak peluang tetapi juga membuat banyak kesalahan. Sangat disayangkan kami tidak menang karena itu akan menjadi hal yang penting bagi klasemen."
Nasib Pioli
Pelatih berusia 58 tahun itu mengakui bahwa tersingkirnya mereka dari Liga Europa akan menjadi bahan pertimbangan saat direksi klub menilai musim ini dan masa depannya di klub.
"Saya pikir itu berdampak. Bahkan jika Roma adalah tim yang bagus dan terlatih, kami bisa melakukan lebih baik lagi," ujar Pioli.
"Tentu saja, itu berdampak, dan itu akan dipertimbangkan pada akhir musim."
Sumber: DAZN
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Serie A 2023/24
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Resmi Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027
Liga Italia 24 Juli 2026, 05:14
-
Sah! Elliot Anderson Resmi Berseragam Manchester City
Liga Inggris 24 Juli 2026, 05:00
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











