Entah Harus Bangga atau Sedih, Ini Bukti AC Milan dan MU Musim Ini Kompak
Afdholud Dzikry | 5 November 2019 14:39
Bola.net - Awal buruk dicatat dua tim besar Eropa. Manchester United dan AC Milan memiliki awal musim yang sama sekali tak bisa dibanggakan. Kedua klub saat ini sama-sama terpuruk di liga domestik.
Pada laga terakhir, kedua klub tersebut sama-sama meraih hasil minor. Manchester United tumbang dengan skor 0-1 dari tuan rumah Bournemouth, Sabtu (2/11/2019), di Vitality Stadium.
Sementara itu, AC Milan kalah dari tuan tamunya Lazio dengan skor 1-2, Senin (4/11/2019), di San Siro. Hasil tersebut tentunya sangat memalukan bagi Rossoneri karena disaksikan di depan pendukungnya sendiri.
Padahal pada bursa transfer musim panas 2019, kedua klub tersebut banyak mendatangkan pemain berkualitas. Setan Merah memboyong Harry Maguire dengan banderol 85 juta pounds (Rp1,53 triliun).
Klub yang bermarkas di Old Trafford itu juga mendatangkan pemain muda potensial seperti Aaron Wan-Bissaka dan Daniel James.
Sedangkan AC Milan sukses memboyong Theo Hernandes dari Real Madrid dan pemain terbaik Piala Afrika 2019, Ismael Bennacer. Meskipun sudah mendatangkan pemain-pemain terbaik, Manchester United dan AC Milan tetap mendapatkan hasil yang kurang memuaskan.
Selain hal-hal tersebut masih banyak hal lain yang menunjukkan kesamaan antara kedua klub tersebut. Melansir dari Bola.com berikut bukti kekompakan Manchester United dan AC Milan sejauh perjalanan musim ini.
1. Sama-sama Berjuluk Setan Merah
Terdapat beberapa tim dengan julukan Setan Merah di dunia ini, salah duanya ialah AC Milan dan Manchester United. Selain sama dalam julukan, keduanya juga sama-sama sedang dalam kondisi terpuruk awal musim ini.
AC Milan yang bermain di Serie A. Milan dikenal dengan julukan Rossoneri dan Il Diavolo. Julukan kedua berarti The Devil atau dalam bahasa Indonesia bisa disebut dengan Si Setan.
AC Milan yang identik dengan warna membuat klub tersebut dijuluki Setan Merah. Sementara Manchester United memiliki julukan The Reds Devils, ungkapan tersebut jika di artikan dalam bahasa Indonesia berarti Setan Merah.
2. Sama-sama Mengoleksi 13 Poin
Bukti lain kekompakan Manchester United dengan AC Milan ialah sama-sama mengoleksi 13 poin pada awal musim 2019-2020. Manchester United berhasil mengumpulkan 13 poin dari tiga kali menang dan empat kali imbang.
Sementara AC Milan sukses meraih 13 poin dari empat kali menang dan sekali hasil imbang.
3. Sama-sama Berada di Papan Tengah

Saat ini, Manchester United dan AC Milan sama-sama bertengger di papan tengah di liganya masing-masing. Setan Merah berada di peringkat 10 dengan poin 13.
Sementara AC Milan berada di posisi 11 klasemen sementara Serie A juga dengan poin yang sama, yakni 13.
4. Peringkat di Bawah Tim Promosi
Pada awal musim 2019-2020, peringkat Manchester United dan AC Milan berada di bawah tim yang baru promosi. Di Premier League, peringkat Manchester United berada di bawah Sheffield United.
Sheffield United yang baru promosi ke Premier League musim ini justru berada di urutan keenam klasemen sementara.
Sementara AC Milan peringkatnya di tabel klasemen kalah dari Hellas Verona yang juga baru promosi musim ini. Hellas Verona berada di peringkat 9 klasemen dengan poin 15.
5. Lebih Banyak Kalah daripada Menang
Pada awal musim ini, baik Manchester United dan AC Milan sama-sama mengalami banyak kekalahan. Manchester United sudah empat kali kalah, yakni dari Crystal Palace (1-2), West Ham (0-2), Newcastle United (0-1) dan terakhir dari Bournemouth dengan skor 0-1.
Sementara AC Milan hingga pekan ke-11 sudah menelan enam kali kekalahan. Buruknya lagi, pada masa kepelatihan Stefano Piolo AC Milan hanya menambah empat poin
6. Sama-sama Tak Bermain di Liga Champions 2019-2020
Dua tim terbaik Eropa Manchester United dan AC Milan tak ambil bagian di pentas Liga Champions 2019-2020. Manchester United yang mengakhiri Premier League 2018-2019 di posisi keenam hanya berlaga di Liga Europa 2019-2020.
Sedangkan AC Milan tak mengikuti ajang antar klub Eropa satu pun. Il Diavolo Rosso sejatinya akan tampil di Liga Europa 2019-2020, namun klub yang bermarkas di San Siro harus terkena sanksi Financial Fair Play (FFP).
Alhasil, AC Milan dicoret dari ajang Liga Europa 2019-2020.
Disadur dari: Bola.com (Faozan Tri/Yus Mei Sawitri)
Published: 5/11/2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59








