Eriksen, Dulu Sempat Ingin Minggat tapi Kini Bahagia di Inter Milan
Dimas Ardi Prasetya | 7 Mei 2021 22:26
Bola.net - Playmaker Inter Milan Christian Eriksen mengaku ia bahagia bermain di Nerrazzuri meski sebelumnya sempat mengalami masa-masa sulit di klub tersebut.
Eriksen direkrut oleh Inter pada tengah musim lalu. Ia diboyong dari Tottenham pada Januari 2020.
Ia memang mendapat banyak kans bermain meski seringnya sebagai pemain pengganti. Namun Eriksen kesulitan untuk bisa beradaptasi di lingkungan barunya.
Eriksen bahkan disebut bakal cabut dari Inter. Namun peruntungannya berubah pada musim 2020-21 ini. Ia sukses membantu Nerrazurri meraih gelar Scudetto.
Alasan Eriksen Kesulitan Beradaptasi di Inter
Christian Eriksen kemudian membeberkan apa alasanya kesulitan beradaptasi di Inter Milan. Ia mengatakan ada perbedaan mencolok pada sistem permainan di Inter dan di Tottenham.
Saat masih di Inggris, ia bebas melakukan apa pun di atas lapangan. Sementara di Inter ia harus mentaati protokol permainan yang telah dirancang oleh Antonio Conte.
"Saya ingin mempelajari hal-hal baru ketika saya tiba. Saya tidak mengerti bahwa saya harus mengikuti sistem Conte sepanjang waktu," ucapnya pada Gazzetta dello Sport.
"Sebelumnya, saya bebas membuat keputusan berdasarkan apa yang saya lihat. Itu banyak berkaitan dengan intuisi. Sekarang, ada rencana umum yang harus kita ikuti. Kita harus siap, tahu di mana rekan satu tim kita berada dan di mana mereka bisa bergerak," terangnya
"Saya harus mempelajari semua ini dan beradaptasi dengan kecepatan yang berbeda. Kami berbicara pada bulan Januari, dan saya telah membuktikan apa yang dapat saya lakukan," tuturnya.
Eriksen Bahagia di Inter
Christian Eriksen ikut berperan besar dalam kesuksesan Inter Milan meraih Scudetto pada musim ini. Situasi yang ia jalani berbeda jauh dari yang ia alami sebelumnya. Maka dari itulah, ia mengaku sekarang merasa bahagia di Giuseppe Meazza.
"Saya tidak punya balas dendam, saya hanya bermain sepak bola. Terkadang berjalan dengan baik, terkadang tidak," tuturnya.
"Ini adalah olahraga yang berkembang dengan cepat, hampir setiap minggu. Enam bulan lalu saya hidup dalam situasi yang berbeda, sekarang kami punya sebuah trofi dan saya bisa mengatakan saya sangat bahagia di sini di Inter," tegas Eriksen.
Christian Eriksen musim ini bermain sebanyak 31 kali bagi Inter Milan di semua ajang kompetisi. Ia menyumbangkan tiga gol saja, dua di antaranya di Serie A.
(Gazzetta dello Sport)
Jangan Lewatkan:
Kompor! Agen Buka Peluang Hakimi Pindah dari Inter ke Bayern
Inter Milan Terpaksa Harus Lego Satu Pemain Bintangnya, Ada Apa?
Tragedi di Balik Kesuksesan Scudetto: Inter Milan Hadapi Masalah Keuangan Serius
Pengakuan Lautaro Martinez: Saya Nyaris Pindah ke Barcelona
Bawa Inter Milan Raih Scudetto, Ashley Young Ciptakan Sejarah
Drama Conte vs Mourinho Pernah Bikin Heboh, Ternyata Berawal dari Kesalahpahaman
Hakimi Ungkap Conte Sebenarnya Nyaris Gabung Real Madrid
Respect! Drogba Beri Ucapan Selamat Pada Lukaku Usai Bawa Inter Raih Scudetto
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Ismael Kone
Piala Dunia 13 Juni 2026, 05:40
-
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 04:30
-
Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 00:01
-
Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:32
-
Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Kanada vs Bosnia dan Herzegovina
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:25
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
Piala Dunia 12 Juni 2026, 23:06
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28















