Fabio Grosso Tertarik Cicipi Liga Australia
Editor Bolanet | 26 Mei 2012 17:30
- Bek gaek Italia, Fabio Grosso yang sempat dicap 'penjahat' oleh pendukung Australia, karena aksinya saat Italia menyingkirkan timnas negara itu di Piala Dunia 2006, malah berniat mencicipi Liga Australia.
Pemain berusia 34 tahun yang menghabiskan tiga musim terakhir di , berniat melalui masa senja karirnya dengan bermain di salah satu liga non papan atas, demikian diklaim agennya.
Sang agen, Lou Sticca mengatakan bahwa dirinya sedang bernegosiasi dengan beberapa klub Australia perihal prospek mantan pemain timnas Italia itu untuk mengakhiri karir di negeri kanguru.
Saya telah beberapa kali berbicara dengannya, dan ia sangat tertarik untuk bermain di Liga Australia, kata Sticca kepada harian The Australian.
Ia mencari tantangan baru yang menyenangkan, dan merasa bahwa dirinya masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan. Ia mendapat beberapa tawaran untuk tetap bertahan di italia dan bermain di klub Serie A atau Serie B, Terdapat pula ketertarikan kuat dari China.
Tetapi Fabio benar-benar tertarik untuk datang ke Australia, khususnya untuk gaya hidup. Ia memiliki keluarga muda, dan meyakini bahwa Australia akan menjadi tempat yang indah untuk keluarganya.
Grosso menjadi 'musuh nomor satu' di Australia, karena banyak pihak menilai ia melakukan diving di menit terakhir saat memperkuat Gli Azzurri melawan Socceroos yang saat itu dilatih Guus Hiddink pada babak 16 besar, hampir enam tahun silam.
Saat itu pertandingan terkunci pada skor 0-0 dan kala pertandingan tampak akan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu, ia terjatuh di kotak penalti setelah ditekel Lucas Neill, dan Francesco Totti mencetak gol kemenangan Italia melalui eksekusi penalti. (afp/row)
Pemain berusia 34 tahun yang menghabiskan tiga musim terakhir di , berniat melalui masa senja karirnya dengan bermain di salah satu liga non papan atas, demikian diklaim agennya.
Sang agen, Lou Sticca mengatakan bahwa dirinya sedang bernegosiasi dengan beberapa klub Australia perihal prospek mantan pemain timnas Italia itu untuk mengakhiri karir di negeri kanguru.
Saya telah beberapa kali berbicara dengannya, dan ia sangat tertarik untuk bermain di Liga Australia, kata Sticca kepada harian The Australian.
Ia mencari tantangan baru yang menyenangkan, dan merasa bahwa dirinya masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan. Ia mendapat beberapa tawaran untuk tetap bertahan di italia dan bermain di klub Serie A atau Serie B, Terdapat pula ketertarikan kuat dari China.
Tetapi Fabio benar-benar tertarik untuk datang ke Australia, khususnya untuk gaya hidup. Ia memiliki keluarga muda, dan meyakini bahwa Australia akan menjadi tempat yang indah untuk keluarganya.
Grosso menjadi 'musuh nomor satu' di Australia, karena banyak pihak menilai ia melakukan diving di menit terakhir saat memperkuat Gli Azzurri melawan Socceroos yang saat itu dilatih Guus Hiddink pada babak 16 besar, hampir enam tahun silam.
Saat itu pertandingan terkunci pada skor 0-0 dan kala pertandingan tampak akan dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu, ia terjatuh di kotak penalti setelah ditekel Lucas Neill, dan Francesco Totti mencetak gol kemenangan Italia melalui eksekusi penalti. (afp/row)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
-
Prediksi Wolves vs Liverpool 7 Maret 2026
Liga Inggris 5 Maret 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37



















