Fiorentina Harus Kuasai Seni 'Winning Ugly'
Editor Bolanet | 24 April 2014 09:38
- Gelandang veteran asal Italia, Massimo Ambrosini, mengatakan bahwa timnya wajib menguasai seni 'winning ugly'. Maksudnya, meski bermain buruk pun, Viola harus tetap bisa menang dalam suatu laga.
Menurut Ambrosini, hanya dengan begitu, Fiorentina dapat bersaing untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang.
Fiorentina harus menguasai cara untuk meraih kemenangan walau tim sedang bermain jauh dari kata optimal, kata Ambrosini seperti dilansir Football Italia.
Kalau Fiorentina hanya bisa menang saat bermain bagus, maka itu adalah kekurangan yang fatal, imbuhnya.
Fiorentina saat ini menempati peringkat empat klasemen Serie A 2013/14 dan tertinggal sepuluh poin dari Napoli serta unggul cuma dua angka dari Internazionale dengan empat laga tersisa.
Tujuh hasil imbang dan sepuluh kali kalah dicatatkan oleh Fiorentina hingga giornata 34. Andai menguasai seni 'winning ugly' seperti yang diharapkan Ambrosini, Fiorentina mungkin bisa bersaing di tiga besar. Namun, itu tidak terjadi.
Contoh terbaik dari sebuah tim yang menguasai seni tersebut dengan sangat baik adalah , sang juara bertahan sekaligus pemimpin klasemen sementara. Tampil di bawah standar terbaik pun, La Vecchia Signora hampir selalu sanggup membungkus poin maksimal meski dengan kemenangan tipis 1-0. Itu yang belum dimiliki oleh Fiorentina. [initial]
(foti/gia)
Menurut Ambrosini, hanya dengan begitu, Fiorentina dapat bersaing untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang.
Fiorentina harus menguasai cara untuk meraih kemenangan walau tim sedang bermain jauh dari kata optimal, kata Ambrosini seperti dilansir Football Italia.
Kalau Fiorentina hanya bisa menang saat bermain bagus, maka itu adalah kekurangan yang fatal, imbuhnya.
Fiorentina saat ini menempati peringkat empat klasemen Serie A 2013/14 dan tertinggal sepuluh poin dari Napoli serta unggul cuma dua angka dari Internazionale dengan empat laga tersisa.
Tujuh hasil imbang dan sepuluh kali kalah dicatatkan oleh Fiorentina hingga giornata 34. Andai menguasai seni 'winning ugly' seperti yang diharapkan Ambrosini, Fiorentina mungkin bisa bersaing di tiga besar. Namun, itu tidak terjadi.
Contoh terbaik dari sebuah tim yang menguasai seni tersebut dengan sangat baik adalah , sang juara bertahan sekaligus pemimpin klasemen sementara. Tampil di bawah standar terbaik pun, La Vecchia Signora hampir selalu sanggup membungkus poin maksimal meski dengan kemenangan tipis 1-0. Itu yang belum dimiliki oleh Fiorentina. [initial]
Klik Juga:
EDITORIAL: Sumpah Setia Serigala-serigala Roma Pada Rudi Garcia
EDITORIAL: Chelsea Kuat, Dengan Costa Mereka Sempurna
EDITORIAL: Bernardeschi, Pemuda Yang 'Sisihkan' Totti
Final-final Liga Champions di Milenium Anyar
Meneror Pertahanan Lawan Ala Gareth Bale
5 Pilar Pertahanan Terkuat Serie A 2013/14
Penembak Jitu 5 Liga Top Eropa 2013/14
Barisan Wasit Piala Dunia 2014
Danielle Sharp, Fans Seksi Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pochettino Tak Membantah Ada Kontak dengan Milan, Begini Katanya
Liga Italia 3 Juni 2026, 09:16
LATEST UPDATE
-
Manchester United Lakukan Perombakan Besar, 4 Pemain Tinggalkan Klub
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:24
-
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Liga Italia 4 Juni 2026, 14:21
-
Nomor Punggung Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juni 2026, 12:44
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















