Gagal di MU Tapi Bersinar di Inter Milan, Ini Penjelasan Lukaku
Dimas Ardi Prasetya | 24 Januari 2020 19:54
Bola.net - Romelu Lukaku mengatakan di Inter Milan ia bisa mengeluarkan potensi terbaiknya dan hal itu terjadi berkat gemblengan super berat dari Antonio Conte.
Lukaku sempat diharapkan bisa menjadi mesin gol Manchester United. Akan tetapi ternyata pemain asal Belgia ini gagal memenuhi ekspektasi tersebut.
Lukaku akhirnya kerap mendapatkan kritikan dari fans, legenda klub dan para pandit. Ia kemudian memutuskan untuk angkat kaki dari Inggris dan menerima pinangan Inter Milan pada musim panas 2019 kemarin.
Striker bertubuh gempal itu tak butuh waktu lama beradaptasi di Italia. Ia langsung mencetak gol demi gol bersama dengan Inter Milan.
Latihan Super Berat
Romelu Lukaku kemudian membeberkan bahwa ia cukup terkejut ketika pertama kali berlatih di Italia bersama Inter Milan. Sebab latihan ala Antonio Conte begitu berat.
Ia bahkan mengatakan latihan itu jauh lebih berat dari pada yang dirasakannya saat masih berkarir di Premier League.
“Saya ingat di sesi latihan pertama ketika saya di sana, pekerjaan fisik, saya tidak terbiasa dengan ini. Kita berbicara tentang Premier League yang secara fisik merupakan liga terberat, tetapi sesi latihan yang kita lakukan - tidak ada yang berlatih sekeras kita. Tidak pernah. Anda benar-benar paling fit," tuturnya pada Sky Sports.
“Bagi saya, saya ingat dua minggu pertama ketika saya datang, saya berbicara dengan agen saya dan berkata, 'Saya banyak menderita dalam latihan karena saya tidak pernah melakukan pekerjaan seperti ini'," sambung Lukaku.
Dukungan Antonio Conte
Namun Romelu Lukaku mengatakan latihan ekstra berat tersebut tak sampai membuatnya menyerah. Sebab ia juga ikut terpengaruh dengan dengan sikap yang ditunjukkan oleh rekan-rekan setimnya.
Selain itu, Lukaku juga mengatakan bahwa antonio Conte juga selalu membuat sesi latihan terasa menyenangkan. Pasalnya sang allenatore selalu bisa membuat para pemain tertawa.
"Tapi Conte selalu ada di sela-sela mendorong setiap pemain untuk melakukan pekerjaan. Ketika saya melihat sekeliling, tidak ada yang mengeluh, semua orang melanjutkannya. Jadi bagi saya itu adalah sesuatu yang istimewa karena kadang-kadang pelatih ada di sela-sela membuat lelucon karena Anda tidak bisa melakukannya," tuturnya.
"Tapi ia ada di pinggir lapangan, ingin Anda melakukan lebih banyak, mendorong Anda untuk melakukan lebih banyak. Ini bisa sekeras yang Anda bayangkan, tetapi tidak ada pemain yang menyerah karena ia akan memberi Anda energi untuk terus berjalan. Itu terlihat dalam intensitas di lapangan," serunya.
“Kami adalah tim yang berlari paling sering, kami menciptakan banyak peluang dan kami memiliki pertahanan yang hebat karena kami tidak menyerah sampai akhir. Sangat menyenangkan untuk melihat dan bagi saya itu seperti, 'akhirnya potensi penuh saya bisa keluar'," koar Lukaku.
(sky sports)
Baca Juga:
- Tottenham dan Inter Sudah Sepakati Transfer Christian Eriksen
- Barcelona Siapkan Mega Transfer untuk Lautaro Martinez
- Barcelona Coba Telikung Transfer Christian Eriksen ke Inter Milan
- Inter dan Tottenham Belum Sepakat, Barcelona Siap Telikung Transfer Christian Eriksen
- Air Susu Dibalas Air Tuba, Inter Milan Tolak Tawaran MU untuk Vecino
- Inter Milan Segera Dapatkan Christian Eriksen, Tes Medis Senin Depan
- Antonio Conte Resmi Bereuni dengan Victor Moses di Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



