Gagal Penalti di Euro 2016, Momen Terburuk Zaza
Afdholud Dzikry | 13 Oktober 2017 08:45
Bola.net - - Penyerang Valencia, Simone Zaza akhirnya angkat bicara soal kegagalan dirinya mengeksekusi penalti untuk Italia pada Euro 2016 lalu.
Pada musim panas tahun lalu, Italia memiliki kampanye yang apik di Euro 2016 yang digelar di Prancis. Setelah tampil dengan menyingkirkan Belgia, Swedia dan juga juara bertahan Spanyol, Azzurri pun banyak diunggulkan saat bertemu Jerman di perempat final.
Pada pertandingan perempat final itu, Azzurri sempat tertinggal lebih dahulu lewat gol Mesut Ozil pada menit ke-65. Namun tim yang waktu itu dilatih Antonio Conte tersebut mampu menyamakan kedudukan lewat gol Leonardo Bonucci pada menit ke-78. Skor 1-1 ini bertahan hingga perpanjangan waktu berakhir.
Nah, petaka bagi Simone Zaza dan Italia terjadi di babak adu penalti. Empat eksekutor penalti Italia gagal menjalankan tugasnya, termasuk Zaza yang menjadi eksekutor nomor dua Azzurri. Italia pun tersingkir karena kalah adu penalti dengan skor 5-6.
Kegagalan Zaza mengeksekusi penalti bahkan menjadi bahan ejekan banyak orang di dunia maya. Tak sedikit yang menjadikan kegagalan itu sebagai meme-meme konyol soal kegagalan itu.
Itu merupakan momen terburuk dalam karir saya, terutama untuk apa yang terjadi setelah itu. Itu adalah kesalahan saya, karena saya tak tahu harus bagaimana bereaksi langsung terhadap apa yang terjadi. Saya membiarkan diri saya terjebak dalam kenegatifan. Tapi itu masa lalu sekarang, ujarnya dilansir Football-Italia.
Saya tidak meminta untuk menendang penalti itu. Sebenarnya, saya bukan seorang penendang penalti yang hebat, tapi dalam latihan bersama Italia, saya tidak pernah gagal. Maka saya ambil keputusan untuk menendangnya, sambungnya.
Saya tak tidur lebih dari satu malam. Saya harus berterima kasih kepada pacar saya dan orang tua saya, yang dekat dengan saya. Cepat atau lambat, saya akan mengambil penalti lagi, tandasnya.
Kegagalan penalti itu menjadi pengalaman terakhir Zaza bersama Italia. Pasalnya, setelah itu penyerang Valencia tersebut tak lagi dipanggil Azzurri.
Wajar bila saya senang untuk kembali ke Nazionale, tapi bila saya belum kembali sejauh ini, itu karena saya tak pantas mendapatkannya. Saya harus melakukan lebih dari apa yang sudah saya lakukan, tambahnya.
Tak ada gunanya membicarakan ini, karena pada akhirnya tak bukan saya yang mengambil keputusan, jadi saya tetap fokus dan bekerja keras, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Roma vs Atalanta - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 18 April 2026, 18:45
-
Prediksi Juventus vs Bologna 20 April 2026
Liga Italia 18 April 2026, 17:22
-
Live Streaming Napoli vs Lazio - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 18 April 2026, 16:00
-
Inter Milan jadi Tim Italia Pertama yang Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Italia 18 April 2026, 11:00
LATEST UPDATE
-
Masih Bingung Beda EDT, EDP, dan Parfum? Ini Penjelasannya Buat Pria Aktif
Lain Lain 20 April 2026, 08:00
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00







