Gattuso: AC Milan Bermain dengan Rem di Tangan
Asad Arifin | 25 April 2019 12:26
Bola.net - - Gennaro Gattuso kecewa dengan hasil yang diraih Milan saat berjumpa Lazio di Coppa Italia. Menurut pelatih 41 tahun tersebut, para pemain Milan tidak tampil lepas. Mereka bermain dengan rem di tangan.
Milan berjumpa Lazio pada leg kedua semifinal Coppa Italia, Kamis (25/4) dini hari WIB. Bermain di San Siro, Milan justru menelan kekalahan dengan skor 0-1. Gol tunggal pada laga ini diciptakan Joachim Correa pada menit ke-58.
Hasil ini membuat Milan gagal melaju ke final Coppa Italia musim 2018/19. Sebab, Milan kalah dengan skor agregat 1-0 dari Lazio. Pada laga leg pertama yang digelar di Stadion Olimpico, kedua tim bermain imbang 0-0.
Bagaimana analisa Gattuso terkait aksi pemain Milan saat kalah dari Lazio? Simak selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Bermain dengan Rem
Gattuso mengatakan jika para pemain AC Milan sudah bermain bagus pada babak pertama. Mereka bertahan dengan bagus dan membuat Lazio kerepotan. Tapi, tidak pada 45 menit babak kedua. Milan tampil di bawah standar.
"Kami bertahan dengan baik pada babak pertama, tetap setelah istirahat Lazio punya tidak peluang dan kami cukup banyak membuat gerakan tanpa bola," ucap Gattuso dikutip dari Rai Sports.
Selain itu, Gattuso menilai Alessio Romagnoli dan kolega tidak bermain lepas. Milan tidak menampilkan potensi terbaiknya. Karena alasan itu, Milan harus menerima kekalahan atas Lazio dan gagal melaju ke final.
"Saya tidak berpikir bahwa ini adalah masalah pada sistem atau individu. Tapi, tentang seluruh tim yang mengambil langkah mundur. Kami bermain dengan rem di tangan dan harus membayar hal itu," sambung mantan pelatih Palermo tersebut.
Bukan Soal Formasi
Pada laga melawan Lazio, Gattuso memakai formasi yang cukup tidak lazim diterapkan oleh Milan. Dia memakai formasi 3-4-3. Gattuso memainkan tiga bek sejajar. Sementara, Gattuso selama ini lebih sering memakai formasi 4-3-3 untuk AC Milan.
Namun, Gattuso menyebut kekalahan Milan ini tidak ada hubungannya dengan formasi yang dipilih. Perubahan yang dia lakukan juga dalam tataran wajar. Formasi baru itu dipakai untuk bisa meningkatkan performa tim.
"Terkadang, Anda harus berubah untuk melakukan hal yang berbeda, untuk angkat performa tim. Sesuatu tidak berjalan dengan baik dan kami sudah berjuang sejak bulan lalu. Kami bermain di bawah standar permainan kami," papar Gattuso.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Permintaan Maaf Gattuso Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 05:20
-
Operasi Transfer Vlahovic di Luar Jangkauan AC Milan
Liga Italia 1 April 2026, 01:00
LATEST UPDATE
-
Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Melimpah, John Herdman Punya Banyak Opsi
Tim Nasional 1 April 2026, 21:42
-
Final Four Proliga 2026 Memasuki Fase Krusial
Voli 1 April 2026, 19:28
-
Lewandowski hingga Donnarumma, 6 Bintang Top Absen di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 19:28
LATEST EDITORIAL
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
















