Gattuso Pertahankan Formasi Tiga Pemain Belakang
Asad Arifin | 29 November 2017 00:36
Bola.net - - Pelatih baru AC Milan, Gennaro Gattuso menyebut bahwa dirinya memakai formasi tiga pemain belakang dalam tim racikannya. Formasi tersebut sebelumnya juga dipakai para era kepelatihan Vincenzo Montella.
Gattuso baru saja ditunjuk sebagai pelatih Milan, menggantikan Montella. Gattuso bukan orang baru di internal Milan. Ia adalah mantan pemain, bahkan bisa disebut sebagai legenda klub. Banyak gelar juara diberikan olehnya selama menjadi pemain.
Pada era kepelatihan Montella di musim 2017/18, formasi tiga bek dinilai jadi titik lemah Milan. Padahal, pada musim 2016/17, Montella dinilai sukses melatih Milan dengan memakai formasi empat pemain belakang.
“Kami akan bermain dengan tiga orang di lini pertahanan. Saya memiliki hubungan yang bagus dengan Montella, meski kami memiliki konsep yang berbeda. Dia menyukai [penguasaan bola], saya juga menyukainya,” kata Gattuso.
“Tapi, kami harus bermain lebih langsung ke depan,” sambungnya.
Menurut Gattuso, dengan komposisi pemain yang saat ini dimiliki Milan, formasi 3-4-3 jadi pilihan yang paling cocok. “Pertahanan tiga orang dan empat di lini tengah, ini akan menjadi kunci untuk penyerangan,” ucapnya.
Sementara itu, pelatih yang berjuluk Rino ini mengaku sangat antusias ketiga ditunjuk sebagai pelatih kepala Milan. Ia senang diberi sebuah tanggung jawab yang lebih besar oleh Milan, setelah sebelumnya dipercaya jadi pelatih primavera.
“Ini adalah hari yang penting, ada sebuah tanggung jawab besar. Ini akan menjadi pekerjaan yang sulit, tim ini punya banyak rasa bangga dan usia rata-rata 21 tahun. Mereka memiliki momen yang sulit tapi semua berjalan dengan baik,” ulas Gattuso.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! AC Milan Perkenalkan Ruben Amorim Sebagai Pelatih Baru Rossoneri
Liga Italia 16 Juni 2026, 23:31
-
Waduh, Juventus Bakal Ditinggal Sang Bek ke Inggris?
Liga Italia 15 Juni 2026, 23:59
-
Detail Kontrak Ruben Amorim di AC Milan: Gaji Turun Jauh dari di MU?
Liga Italia 15 Juni 2026, 19:05
LATEST UPDATE
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28





