'Gennaro Gattuso Adalah Antonio Conte yang Baru'
Yaumil Azis | 3 September 2018 12:06
- Banyak yang menganggap pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, akan menjadi seperti Antonio Conte waktu masih di Juventus lalu. Salah satu sosok yang memiliki pendapat seperti itu adalah mantan rekan setimnya di Perugia dan Rossoneri, Federico Giunti.
Gattuso memegang kursi kepelatihan Milan sejak akhir tahun 2017 lalu setelah nahkoda sebelumnya, Vincenzo Montella, didepak karena rentetan hasil buruk. Banyak yang meragukan kualitasnya, sebab dirinya masih belum menukangi klub besar sebelumnya.
Kini, ia mulai mendapatkan perhatian dari publik karena berhasil mengubah wajah Milan menjadi lebih menakutkan. Walaupun Suso dkk gagal meraih kemenangan di laga pertama kontra Napoli, ia sukses membawa klub asuhannya menang 2-1 atas AS Roma.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Federico Giunti soal Gennaro Gattuso.
Gattuso adalah Conte yang Baru
Performa Milan selama di bawah asuhan Gattuso, terlebih saat menghadapi Roma, membuat Federico Giunti berdecak kagum. Pria berumur 47 tahun tersebut bahkan sampai melabeli rekan setimnya itu sebagai Antonio Conte yang baru.
Orang-orang percaya bahwa mereka butuh pelatih terkenal untuk membalikkan keadaan, seperti Conte, tetapi Rino bisa menjadi Conte yang baru. Dia butuh diberi kepercayaan diri dan dibolehkan bekerja tanpa tekanan, ujar Giunti kepada La Gazzetta dello Sport.
Saya yakin Leonardo dan Paolo Maldini akan melindunginya selama masa sulit. Kegigihannya selalu menjadi kekuatan terbesarnya, bahkan sebagai pemain, tetapi ia juga hebat saat menggantikan Montella dan masuk ke pikiran pemainnya, lanjutnya.
Suka dengan Milan-nya Gattuso
Giunti mengaku suka dengan gaya bermain Milan saat diasuh Gattuso. Sebab dalam pandangannya, pelatih berumur 40 tahun tersebut tidak melepaskan unsur-unsur khas yang diyakininya memang milik Rossoneri.
Saya suka Milan-nya, dan dia mencoba untuk mengikuti jejak pelatih Milan sebelumnya dengan memainkan sepak bola indah. Hari ini Milan menyerang, positif, dan selalu mencoba memainkan bola dari belakang, tambahnya.
Lalu ada Gonzalo Higuain, seorang striker berkelas, cocok untuk formasi 4-3-3 karena kombinasinya dengan gelandang serta penyerang sayap, pungkasnya.
Kemenangan tersebut membuat Milan kini bertengger di posisi 14 klasemen sementara Serie A dengan koleksi tiga angka. Finalis Coppa Italia itu juga masih mengantongi satu pertandingan karena laga melawan Genoa ditunda karena bencana jembatan jatuh.
Saksikan Juga Video Ini
Laga antara timnas Indonesia U-23 melawan UEA U-23 di Asian Games 2018 berakhir dengan dramatis setelah Stefano Lilipaly mencetak gol di menit-menit akhir. Ingin lihat cuplikan golnya? Silahkan buka tautan video di bawah ini.
(foti/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Randal Kolo Muani Sulit, Juventus Beralih ke Striker Asal Brasil Ini
Liga Italia 18 Juli 2026, 18:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












