Gianluigi Donnarumma Sudah Atasi Satu Kelemahannya, Apa Itu?
Dimas Ardi Prasetya | 18 Maret 2021 17:01
Bola.net - Legenda AC Milan Dida mengungkapkan Gianluigi Donnarumma sudah berhasil mengatasi satu kelemahannya yakni berkomunikasi dengan rekan-rekannya di atas lapangan.
Donnarumma mulai gabung tim senior Milan sejak tahun 2015. Ia mulanya menjadi deputi bagi Diego Lopez dan Christian Abbiati.
Tak lama berselang, Donnarumma akhirnya dipercaya untuk jadi kiper nomor satu Milan. Ia menjalani debutnya sebagai kiper tim senior Rossoneri di pentas Serie A pada Oktober 2015.
Ia pun jadi kiper termuda kedua yang mencatatkan debutnya di sejarah sepak bola Italia. Donnarumma pun terus berkembang sejak saat itu dan terus setia mengawal mistar gawang Milan.
Donnarumma dan Cintanya Pada Milan
Dida pernah menjadi tulang punggung AC Milan di era tahun 2000an silam. Kini setelah pensiun, ia kembali ke San Siro sebagai pelatih kiper.
Ia pun berkesempatan melatih Gianluigi Donnarumma. Pria asal Brasil ini mengatakan Gigio, panggilan akrab Donnarumma, adalah kiper yang sangat berbakat dan sangat mencintai AC Milan.
“Ia bakat yang luar biasa. Ia anak yang sangat tenang. Tapi juga sangat emosional dalam pertandingan," tuturnya pada Gazzetta dello Sport.
"Ia mencintai Milan, ia sangat terikat dengan tim dan membuatnya jelas. [Anda mendengar ia berteriak] karena stadion kosong, dan karena itu Anda merasakan apa yang tidak dapat Anda rasakan sebelumnya. Tetapi kiper harus mengelola areanya. Gigio berteriak dan melakukannya dengan baik," serunya.
Titik Lemah Donnarumma
Sebagai kiper muda, Gianluigi Donnarumma tentu memiliki banyak kelemahan. Namun Dida mengatakan secara bertahap kiper 22 tahun itu telah berhasil mengatasi kelemahan-kelemahannya.
Salah satunya adalah soal komunikasinya di atas lapangan. Dida pun cukup puas dengan perkembangan Donnarumma.
“Titik lemah pertama adalah komunikasi, tapi Gigio mengatasinya. Kami sedang mengerjakan banyak aspek, tetapi Donnarumma telah meningkat dari sudut pandang ini," terangnya.
“Seorang penjaga gawang tidak bisa membiarkan dirinya memiliki kelemahan, ia harus mengarahkan rekan-rekannya," seru Dida.
Donnarumma dan Penalti
Dida juga menambahkan, Gianluigi Donnarumma cukup piawai dalam urusan menahan tendangan penalti. Menurutnya Gigio makin oke berkat pengalaman-pengalaman yang ia dapatkan sejauh ini, seperti contohnya saat melawan Rio Ave di kualifikasi Liga Europa lalu.
"Bagaimana Anda menjadi efektif dalam adu penalti? Memblokir, memblokir. Anda harus berlatih setiap hari dan jika itu terjadi bahkan dalam pertandingan…. " tuturnya.
“Gigio tinggi, memiliki tubuh yang indah dan banyak ruang untuk perbaikan di semua aspek fundamental. Ia berada di lapangan untuk adu penalti tanpa akhir melawan Rio Ave di Portugal - itu adalah situasi yang membuat Anda berkembang," tandas Dida.
Gianluigi Donnarumma sejauh ini telah bermain sebanyak 239 kali bagi AC Milan di semua ajang kompetisi. Ia kebobolan 254 kali dan mencatatkan 83 clean sheet.
(Gazzetta dello Sport)
Berita AC Milan Lainnya:
- 5 Pemain AC Milan yang Bisa Singkirkan Manchester United dari Liga Europa
- Marcus Rashford Optimistis Manchester United Bakal Menang di San Siro
- Pelatih AC Milan Ketar-Ketir Lihat Marcus Rashford Sembuh dari Cedera
- AC Milan vs Manchester United, Zlatan Ibrahimovic Bisa Main Tapi Tidak 90 Menit
- Tekad Kuat Marcus Rashford untuk Raih Trofi Liga Europa Kedua
- AC Milan Sedang Sulit, Simon Kjaer Kirim Pesan Dukungan untuk Stefano Pioli
- Jadwal Siaran Langsung Liga Europa: AC Milan vs Manchester United di SCTV
- AC Milan vs Manchester United: Ibrahimovic Siap, 4 Pemain Lain Diragukan Tampil
- Perkiraan Line-Up AC Milan vs Man Utd: Zlatan Ibrahimovic dan Amad Diallo Mungkin Starter
- Termasuk Maguire, Ini 5 Pemain Manchester United yang Bisa Tendang AC Milan dari Liga Europa
- 5 Alasan Manchester United Bisa Usir AC Milan dari Liga Europa
- Lakukan Sembilan Hal Ini, Manchester United 99% Bakal Menang di San Siro
- AC Milan vs Manchester United: The Red Devils Batal Diperkuat Edinson Cavani
- Dida Pede Milan Bisa Atasi Manchester United, Apa Sebabnya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23










