GM Juventus Buka-bukaan: Vlahovic Boleh Pergi, Tapi...
Editor Bolanet | 1 Agustus 2025 08:11
Bola.net - General Manager Juventus, Damien Comolli, secara terbuka mengonfirmasi bahwa Dusan Vlahovic diperbolehkan meninggalkan klub jika ada tawaran yang sesuai. Namun hingga saat ini, tidak ada proposal formal yang masuk ke meja negosiasi Bianconeri untuk striker Serbia tersebut.
Pernyataan Comolli ini mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan Vlahovic di Turin. Pemain berusia 24 tahun itu kini memasuki tahun terakhir kontraknya dan berisiko pergi secara gratis jika tidak ada solusi yang ditemukan dalam 12 bulan ke depan.
Juventus dikabarkan aktif mencari pembeli untuk striker yang mereka datangkan dengan biaya lebih dari 80 juta euro pada 2022 silam. Kedatangan Jonathan David dan kemungkinan kembalinya Randal Kolo Muani membuat posisi Vlahovic semakin terancam di lini depan.
Situasi ini menciptakan dilema bagi Juventus yang harus memilih antara mempertahankan aset mahal atau melepasnya dengan harga yang tidak sesuai ekspektasi. Comolli memberikan klarifikasi lengkap mengenai kondisi terkini dalam wawancara eksklusif dengan Sky Sport Italia.
Tidak Ada Tawaran Formal untuk Vlahovic
Meski berbagai spekulasi transfer menghubungkan Vlahovic dengan klub-klub besar Eropa, kenyataannya Juventus belum menerima proposal resmi. Kaitan dengan AC Milan di awal musim panas dan berbagai klub Premier League sepanjang tahun lalu ternyata hanya sebatas rumor tanpa tindak lanjut konkret.
Comolli menegaskan bahwa pintu memang terbuka bagi kepergian Vlahovic, namun dengan syarat yang jelas. "Dia bisa pergi jika tawaran yang sesuai datang, tapi saat ini belum ada yang sampai," ujar GM Juventus dalam wawancaranya.
Situasi ini menunjukkan bahwa meski Vlahovic dianggap pemain berkualitas, harga yang diminta Juventus kemungkinan masih terlalu tinggi. Klub-klub yang tertarik mungkin menunggu harga turun atau berharap bisa mendapatkannya dengan status bebas transfer tahun depan.
Kedatangan Jonathan David Pengaruhi Posisi Vlahovic
Juventus telah memperkuat lini serang mereka dengan mendatangkan Jonathan David sebagai pemain bebas transfer. Kedatangan striker internasional Kanada itu secara otomatis mengurangi ruang gerak Vlahovic dalam formasi tim.
David yang datang dengan status gratis tentunya lebih menguntungkan secara finansial dibanding mempertahankan Vlahovic dengan gaji tinggi. Hal ini menjadi pertimbangan penting bagi manajemen Juventus dalam mengatur strategi jangka panjang mereka.
Selain David, Juventus juga sedang berupaya mengembalikan Randal Kolo Muani setelah pinjaman sukses di paruh kedua musim 2024-25. Jika kedua striker itu bergabung, maka peluang Vlahovic untuk mendapat menit bermain akan semakin terbatas.
Negosiasi Kolo Muani Masih Berlanjut
Comolli juga memberikan update terkait upaya Juventus untuk mengembalikan Kolo Muani dari PSG. Hubungan baik antara kedua klub menjadi modal penting dalam negosiasi yang sedang berlangsung.
Pemain asal Prancis itu dilaporkan sangat ingin kembali ke Turin setelah merasakan pengalaman positif selama masa pinjaman. "Hubungan dengan PSG sangat baik. Pemain itu mendesak untuk kembali ke Juve, tapi kami masih harus mencari kesepakatan," jelas Comolli.
Kembalinya Kolo Muani akan semakin mempertegas bahwa Juventus sedang membangun lini serang baru tanpa Vlahovic. Trio David, Kolo Muani, dan striker lain dalam skuad dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan tim musim depan.
Risiko Kehilangan Vlahovic Secara Gratis
Juventus menghadapi risiko besar kehilangan Vlahovic tanpa kompensasi jika tidak berhasil menjualnya musim ini. Kontrak yang berakhir tahun depan memberikan posisi tawar kuat bagi pemain dan agen dalam negosiasi.
Skenario terburuk bagi Juventus adalah mempertahankan Vlahovic hingga akhir kontrak namun tidak mendapat kontribusi maksimal. Pemain yang tidak bahagia dengan situasinya cenderung sulit memberikan performa terbaik untuk tim.
Di sisi lain, melepas Vlahovic dengan harga di bawah valuasi juga akan merugikan secara finansial. Juventus harus pandai menimbang antara kerugian jangka pendek dan stabilitas jangka panjang tim.
Strategi Jangka Panjang Juventus
Keputusan untuk membuka pintu bagi kepergian Vlahovic mencerminkan strategi jangka panjang Juventus yang ingin meremajakan skuad. Investasi pada pemain muda seperti David dianggap lebih berkelanjutan dibanding mempertahankan aset yang nilainya terus menurun.
Juventus tampaknya sudah menerima kenyataan bahwa era Vlahovic di Turin sudah mendekati akhir. Fokus mereka kini beralih pada membangun lini serang yang lebih ekonomis namun tetap kompetitif.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya Juventus untuk menstabilkan kondisi finansial klub. Mengurangi beban gaji dari pemain-pemain berharga tinggi menjadi prioritas dalam manajemen modern sepak bola.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Comeback ke Timnas Indonesia, 4 Pemain Ini Ditunggu Pembuktiannya
Tim Nasional 5 Juni 2026, 10:55
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 16:17
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini
Piala Dunia 5 Juni 2026, 16:15
-
Daftar WAGs Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 16:09
-
Prediksi Brasil vs Mesir 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 15:50
-
Prediksi Venezuela vs Turki 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 15:47
-
Hasil FP1 Moto2 Hungaria 2026: Manuel Gonzalez dan David Alonso Memimpin
Otomotif 5 Juni 2026, 15:45
-
Prediksi Inggris vs Selandia Baru 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 15:27
-
Prediksi Bolivia vs Skotlandia 7 Juni 2026
Piala Dunia 5 Juni 2026, 14:39
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47










