Ibrahimovic Sudah Lihat Apa Kekurangan Milan
Gia Yuda Pradana | 7 Januari 2020 11:14
Bola.net - Zlatan Ibrahimovic sudah melakoni debut keduanya setelah kembali berseragam AC Milan. Dalam laga melawan Sampdoria di Serie A, striker veteran Swedia itu telah melihat apa kekurangan yang perlu diperbaiki oleh timnya.
Milan menjamu Sampdoria di San Siro pada pekan ke-18 Serie A 2019/20, Senin (6/1/2020). Milan cuma imbang 0-0 dan harus puas berbagi satu angka.
Ibrahimovic masuk menggantikan Krzysztof Piatek di menit 55. Ibrahimovic gagal membantu Milan meraih kemenangan.
Milan unggul penguasaan bola mencapai 68,3%. Milan juga unggul jumlah tembakan (19-6) maupun tembakan tepat sasaran (8-2). Namun, Milan gagal menang. Ibrahimovic pun mengungkapkan kelemahan mereka.
Keinginan yang Belum Kesampaian

Di laga ini, Ibrahimovic melakoni penampilan pertamanya dengan seragam Milan sejak Mei 2012.
"Saya masih bisa merasakan adrenalin, emosi, dan gairah yang selalu ada dalam diri selama sembilan atau sepuluh tahun terakhir," kata Ibrahimovic, seperti dikutip Football Italia.
"Hubungan dengan para suporter tetap hebat dan itu membuat saya sangat termotivasi. Saya ingin turun ke lapangan, mencetak gol, dan merayakannya di depan Curva seperti dewa."
Namun, itu tidak kesampaian. Milan gagal memanfaatkan semua peluang yang mereka ciptakan, dan akhirnya harus puas dengan hasil imbang.
Kurangnya Kepercayaan Diri dan Agresivitas

Melihat permainan Milan, sangat disayangkan mereka gagal mengalahkan Sampdoria. Menurut Ibrahimovic, saat ini, kepercayaan diri dan agresivitas masih menjadi kendala.
"Anda bisa lihat kalau tim ini kurang dalam hal kepercayaan diri dan agresivitas untuk mencetak gol, jadi kami tak bisa main seefektif mungkin," tutur Ibrahimovic.
"Kami perlu memahami apa yang harus dilakukan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik skuad ini."
"Saya sudah empat hari di sini, dan saya akan mengusahakan apa pun untuk membantu Milan bangkit. Keyakinan, itu yang masih kurang di sini."
Tetap Berpikir Positif

Ibrahimovic, 38, dimasukkan pelatih Stefano Pioli bersama penyerang 20 tahun, Rafael Leao.
"Saya berusaha menjelaskan kepadanya pergerakan-pergerakan seperti apa yang perlu dia lakukan. Itu semua datang dari pengalaman," lanjut Ibrahimovic.
"Para suporter belum merasa senang."
"Kami harus menderita saat ini, dan hasilnya belum positif. Namun, kami harus terus berusaha dan tetap berpikir positif," pungkas striker Milan tersebut.
Sumber: Football Italia
Bagaimana Bolaneters, setujukah kalian dengan pendapat-pendapat Ibrahimovic? Suarakan pendapat kalian lewat kolom komentar di bawah ini.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











