Ini Satu-satunya Scudetto AC Milan di Era Arrigo Sacchi
Gia Yuda Pradana | 18 Mei 2020 16:08
Bola.net - Arrigo Sacchi adalah salah satu pelatih terbaik di Italia. Dia pernah dua periode menangani AC Milan, yakni 1987-1991 dan 1996-1997.
Periode pertama Sacchi melatih Milan terbilang sangat sukses dan mengesankan. Pada musim 1987/88, yang juga merupakan musim debutnya sebagai pelatih di Serie A, Sacchi berhasil mengantarkan Milan ke tangga juara.
Scudetto Serie A 1987/88 adalah Scudetto Milan yang ke-11. Itu juga merupakan satu-satunya Scudetto persembahan Sacchi untuk Milan.
Skuad Tangguh
Musim itu, Milan memiliki skuad yang tangguh. Di belakang, ada Franco Baresi, Alessandro Costacurta, Mauro Tassotti, hingga Paolo Maldini.
Di tengah, ada nama-nama seperti Carlo Ancelotti, Roberto Donadoni, dan Ruud Gullit.
Di depan, satu nama yang paling mentereng adalah Marco van Basten.
Mengungguli Napoli-nya Maradona
Pada 15 Mei 1988, Milan memainkan laga terakhirnya di Serie A 1987/88. Milan bertandang ke markas Como dan meraih hasil imbang 1-1, di mana gol Rossoneri dicetak Pietro Paolo Virdis pada menit ke-2.
Di tempat lain, Napoli yang diperkuat Diego Maradona, yang merupakan saingan utama Milan musim itu, kalah 1-2 menjamu Sampdoria.
Milan finis di posisi teratas dengan 45 poin dari 30 pertandingan (M17 S11 K2). Rossoneri unggul dua poin atas Napoli di posisi dua.
Scudetto Pertama dan Satu-satunya
Scudetto musim 1987/88 itu adalah Scudetto pertama dan satu-satunya yang diraih Milan di era kepelatihan Sacchi.
Selama melatih Milan, Sacchi juga mempersembahkan delapan gelar juga lain. Termasuk di antaranya adalah European Cup/Liga Champions 1988/89 dan 1989/90.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Saat AC Milan Menjadi Lawan Terakhir Roberto Baggio di Serie A
- 38 Tahun Lalu, Saat Juventus Jadi yang Pertama Meraih 20 Scudetto
- Maldini, Ronaldinho, Zidane, dan Bintang-bintang yang Gagal Direkrut MU
- 6 Rekrutan Termahal dalam Sejarah Inter Milan
- 5 Pemain Terakhir Sebelum Lionel Messi yang Memakai Nomor 10 Barcelona
- 6 Tim Juara di Era Premier League, Manchester United Tak Tertandingi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
LATEST UPDATE
-
Andre Onana Ingin Balikan dengan MU, Tapi Bertepuk Sebelah Tangan
Liga Inggris 26 Februari 2026, 16:18
-
Wajah Memalukan Serie A di Liga Champions: Hanya Atalanta yang Lolos 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:15
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tertekan Jelang MotoGP Thailand 2026, Jack Miller Santai
Otomotif 26 Februari 2026, 15:41
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58







