Inter Milan Kalah Karena Tak Bermain Sebagai Tim
Afdholud Dzikry | 4 April 2017 09:25
Bola.net - - Pelatih Inter Milan, Stefano Pioli mengeluhkan performa anak asuhnya saat kalah dari Sampdoria. Salah satu yang menjadi sorotan adalah karena mereka tak bermain sebagai sebuah kesatuan tim di atas lapangan.
Bermain di kandang sendiri, Inter Milan sejatinya mampu memulai dengan baik dan unggul lebih dahulu lewat gol Danilo D'Ambrosio pada menit ke-35. Namun d babak kedua performa tuan rumah justru menurun.
Alhasil, Sampdoria sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-50 lewat gol Patrik Schick sebelum penalti Fabio Quagliarella pada menit ke-85 memastikan kekalahan untuk tuan rumah.
Bila ini seperti pada akhir dari musim ini, ini akan menjadi negatif. Anda akan dapat cemooh saat anda tak memberikan semua dan mengekspresikan kualitas anda secara maksimal di atas lapangan, ujarnya.
Itulah yang terjadi sampai Sampdoria menyamakan kedudukan tim telah bermain baik, menahan lawan anda tak pernah mudah. Setelah itu kami terpecah belah, kami memiliki kesempatan untuk unggul lagi, tapi kami harus lebih sebagai sebuah tim. Itulah penyesalannya, sambungnya.
Bila anda menghabiskan terlalu banyak waktu secara individu, maka tim menderita, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



