Inzaghi: Milan Masih Klub Paling Sukses di Dunia
Editor Bolanet | 11 Juli 2014 02:33
- Pelatih baru AC Milan Filippo Inzaghi mengatakan bahwa Rossoneri masih tetap berlabel klub tersukses di dunia dan ia sangat bertekad ingin membantu timnya kembali berjaya setelah menjalani musim yang buruk belakangan ini.
Inzaghi mengambil alih tanggung jawab sebagai pelatih kepala di San Siro yang sebelumnya dipegang oleh Clarence Seedorf. Sebelumnya Inzaghi menjabat sebagai pelatih tim Primavera Milan selama dua musim.
Saya sudah ditunjuk sebagai pelatih klub paling sukses di dunia, tak seorang pun boleh melupakan Milan. Yang paling penting kembali menciptakan DNA Milan yang seharusnya. Ini berarti semangat tim yang benar, datang ke Milanello untuk berlatih dengan baik, ucap Inzaghi dalam konferensi pers perkenalan dirinya.
Saya ingin melihat semangat yang tepat dan kembali ke jalur kemenangan. Untuk melakukan ini kami butuh tim yang bagus. Saat ini tujuan utama saya membangun tim yang solid dengan prinsip dan menghormati para suporter. Semoga keinginan besar saya untuk menang bisa diterima para pemain. Saya yakin itu. Saat menerima pekerjaan ini, saya berpikir soal tim saya dan nilai-nilai pribadi. Baru setelah itu taktik dan teknik, tandasnya.
Milan sendiri di musim 2013/14 lalu finis di peringkat kedelapan di Serie A dan gagal berlaga di kompetisi Eropa musim depan. (acm/ada)
Inzaghi mengambil alih tanggung jawab sebagai pelatih kepala di San Siro yang sebelumnya dipegang oleh Clarence Seedorf. Sebelumnya Inzaghi menjabat sebagai pelatih tim Primavera Milan selama dua musim.
Saya sudah ditunjuk sebagai pelatih klub paling sukses di dunia, tak seorang pun boleh melupakan Milan. Yang paling penting kembali menciptakan DNA Milan yang seharusnya. Ini berarti semangat tim yang benar, datang ke Milanello untuk berlatih dengan baik, ucap Inzaghi dalam konferensi pers perkenalan dirinya.
Saya ingin melihat semangat yang tepat dan kembali ke jalur kemenangan. Untuk melakukan ini kami butuh tim yang bagus. Saat ini tujuan utama saya membangun tim yang solid dengan prinsip dan menghormati para suporter. Semoga keinginan besar saya untuk menang bisa diterima para pemain. Saya yakin itu. Saat menerima pekerjaan ini, saya berpikir soal tim saya dan nilai-nilai pribadi. Baru setelah itu taktik dan teknik, tandasnya.
Milan sendiri di musim 2013/14 lalu finis di peringkat kedelapan di Serie A dan gagal berlaga di kompetisi Eropa musim depan. (acm/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23














