'Italia Sudah Seperti di Film Horor'
Yaumil Azis | 14 Maret 2020 07:47
Bola.net - Virus Corona tidak hanya menyebabkan Serie A lumpuh, namun juga seluruh wilayah Italia yang terdampak. Menurut kesaksian bintang Atalanta, Papu Gomez, situasi di Italia sudah seperti dalam film horor.
Italia menjadi salah satu negara dengan tingkat kasus COVID-19 terbesar di benua Eropa pada saat ini. Menurut laporan sampai hari Sabtu (14/3/2020), diketahui bahwa sudah ada lebih dari 17 ribu kasus dengan jumlah kematian mencapai 1200 orang.
Pemerintah Italia langsung melakukan tindakan untuk merepresi tingkat penyebaran virus tersebut. Kini mereka menghimbau seluruh masyarakat untuk tidak meninggalkan rumahnya agar tidak ikut menjadi korban.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mencekam Seperti di Film Horror
Lombardy adalah wilayah yang paling parah terdampak virus Corona. Pemerintah Italia, seperti yang dilansir dari BBC, telah menutup semua akses ke Lombardy. Tempat umum seperti sekolah, museum, klub, lainnya juga ditutup.
Atalanta sendiri berbasis di kota Lombardy. Papu Gomez selaku pemainnya cukup tahu bagaimana situasi di kota tersebut pada saat ini. Pria asal Argentina tersebut bisa mendeskripsikannya dengan cara yang cukup sederhana.
"Satu-satunya hal yang masih buka adalah supermarket, namun anda masih bisa melakukan pemesanan melalui internet dan mereka akan mengantarkan semuanya ke rumah anda," ujar Gomez kepada Radio Club 94.7.
"Tidak ada satupun orang di jalanan. Fans harus menghormati aturan. Rasanya seperti berada dalam film horor. Saya tidak melebih-lebihkan," lanjutnya.
Khawatir dengan Kampung Halaman
Papu Gomez khawatir kalau situasi yang serupa bisa terjadi di kampung halamannya, Argentina. Dari informasi yang ia dapat, masyarakat di negara tersebut masih memandang wabah virus Corona dengan sebelah mata.
"Kami terus mendapatkan kabar dari Argentina. Ada baiknya bila publik mulai mengambil tindak pencegahan yang dibutuhkan. Untuk sekarang mereka menganggap situasi yang sangat rumit ini dengan sangat santai," tambahnya.
"Di Bergamo ada 400 kasus, kami tahu bahwa kecintaan fans kami sangatlah besar, namun kami harus menghormati aturan yang ada dan tetap berada di rumah kami," pungkasnya.
Sejauh ini, pemerintah Italia menyatakan bahwa ajang Serie A ditunda sampai awal bulan April nanti. Namun bukan tidak mungkin jika penundaan akan berlangsung lebih lama kalau situasinya masih sama atau semakin parah.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Rekap Pesepakbola yang Terjangkit Virus Corona Sejauh Ini, Siapa Saja?
- Setelah Dinyatakan Positif COVID-19, Bagaimana Situasi Rugani Sekarang?
- Terkait Virus Corona, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Solidaritas untuk Seluruh Dunia
- Merasa Muak, Zlatan Ibrahimovic Pilih Tinggalkan AC Milan di Akhir Musim
- Rafael Leao Sempat tak Percaya Milan Berusaha Merekrutnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06














