Juventus Akui Sempat Pertimbangkan Guardiola, Kenapa Tidak Bergerak?
Yaumil Azis | 25 Februari 2020 09:42
Bola.net - Presiden Juventus, Andrea Agnelli, mengakui kalau timnya sempat mempertimbangkan Josep Guardiola sebagai salah satu suksesor Massimiliano Allegri di kursi kepelatihan. Lantas, mengapa mereka tidak bergerak?
Seperti yang diketahui, Allegri memutuskan untuk mundur dari jabatannya pada akhir musim 2018/19 kemarin. Raihan 11 trofi dalam kurun waktu lima tahun yang didapatkan jadi sebuah tolok ukur Juventus untuk mencari penggantinya.
Itu artinya, klub berjuluk Bianconeri itu tidak bisa mengangkat pelatih sembarangan. Karena itulah, nama Guardiola yang berhasil mempersembahkan dua gelar Premier League untuk Manchester City masuk dalam bursa.
Rumornya cukup kencang. Bahkan pria asal Spanyol itu sempat terlihat di Milan dan dilaporkan bakalan segera menandatangani kontrak. Namun pada akhirnya, pilihan jatuh kepada Maurizio Sarri.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Sempat Pertimbangkan Guardiola
Setelah lewat beberapa bulan, Agnelli baru membenarkan kalau timnya sempat memikirkan nama Guardiola. Namun mereka tidak bergerak karena sang pelatih enggan angkat kaki dari Etihad Stadium.
"Adalah bohong kalau anda berkata kalau tidak memikirkan Guardiola, namun anda harus mengevaluasi momen anda sekarang, seperti kebanyakan sosok profesional," ujarnya kepada Radio 24.
"Jika seseorang senang dengan di mana dirinya berada, maka akan sulit untuk pindah," lanjut Agnelli.
Senang dengan Kinerja Sarri
Rumor yang menyangkut nama Juventus dan Guardiola kembali terangkat belakangan ini. Terlebih setelah the Citizens dijatuhi hukuman larangan tampil di pentas Eropa selama dua tahun karena melanggar aturan FFP.
Dalam berbagai laporan, disebutkan bahwa Juventus tidak puas dengan kinerja Sarri di sepanjang musim ini. Terlebih setelah mereka dikalahkan Hellas Verona. Namun Agnelli menegaskan bahwa Juventus senang dengan Sarri.
"Kami sangat senang dengan Sarri. Beberapa hal telah diatur untuk tiga tahun ke depan, kekuatan dari idenya baru akan muncul seiring dengan waktu, dan ini adalah prioritasnya," tambahnya.
"Setengah musim pertama telah berjalan dengan luar biasa, kami berada di peringkat pertama pada klasemen dan kami lolos fase grup Liga Champions. Saya akan mengevaluasi di akhir musim," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- Matthijs de Ligt Mengaku Alami Perkembangan Pesat Sejak Gabung Juventus
- Sebelum jadi Bek, Matthijs de Ligt Rupanya Seorang Playmaker
- Demi Keindahan, Juventus Diminta untuk Bermain Seperti Empoli
- Miris, Eks Juventus Ini Dikartu Merah Sebelum Lakoni Laga Debutnya
- Derby d'Italia Juventus vs Inter Milan Terancam Ditunda karena Virus Corona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bernardo Silva Bakal Jadi 'Pirlo Baru' untuk Juventus
Liga Italia 22 April 2026, 15:01
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















