Juventus Kalahkan Milan Meskipun Tidak Bermain Bagus
Asad Arifin | 7 April 2019 14:22
Bola.net - - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengakui jika timnya tidak berada dalam performa terbaik saat berjumpa AC Milan. Namun, Allegri senang karena Juventus tetap mampu memetik kemenangan atas Rossoneri.
Juventus menang dengan skor 2-1 saat menjamu AC Milan di pekan ke-31 Serie A musim 2018/19, Sabtu (7/4) malam di Allianz Stadium. Juventus unggul setelah Paulo Dybala dan Moise Kean membalas gol yang lebih dulu dicetak oleh Krzysztof Piatek.
Hasil ini membuat Juventus kian dekat dengan gelar scudetto. Juventus kini berada di puncak klasemen dengan raihan 84 poin. Si Nyonya Tua unggul 21 poin atas Napoli yang berada di posisi kedua. Selisih poin yang sangat jauh dan sulit dikejar.
Simak pengakuan Juventus yang tidak bermain bagus pada laga melawan Milan di bawah ini.
Tidak Bermain Bagus
Pada laga melawan Milan, Massimiliano Allegri mengakui jika Juventus tidak bermain bagus. Terutama yang terjadi sepanjang babak pertama. Juve bahkan hampir kebobolan pada menit-menit awal saat Piatek mendapatkan umpan crossing dari Suso.
"Babak pertama kami bermain tidak bagus, karena kami sedikit kacau. Tapi, setelah istirahat kami lebih terorganisir dan menggerakkan bola dengan lebih cepat," ulas Massimiliano Allegri dikutip dari Sky Sports.
Pernyataan Massimiliano Allegri bisa jadi ada benarnya. Juventus kebobolan lewat gol Piatek pada menit ke-39. Tidak ada gol balasan di babak pertama. Dybala dan Kean baru membalikkan skor pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-60 dan 84.
"Kami melawan Milan, kami kami tidak boleh kehilangan fokus. Saya tahu, kami akan mendapatkan masalah saat melawan mereka. Karena ini adalah pertama kali memainkan Alex Sandro sebagai bek tengah dalam formasi tiga bek," papar pelatih 51 tahun.
Lalukan Sejumlah Rotasi
Massimiliano Allegri menyebut kegagalan Juventus bermain bagus tidak lepas dari sejumlah perubahan yang dia lakukan. Selain posisi Alex Sandro, dia juga mengubah peran Federico Bernardeschi jadi gelandang. Padahal, posisinya adalah winger.
Selain itu, Juventus juga harus kehilangan Emre Can pada awal laga. Pemain asal Jerman tersebut mengalami cedera pada menit ke-25. Posisi yang ditinggalkan oleh Emre Can lantas digantikan oleh Sami Khedira.
"Cedera Emre Can membuat kami harus bisa menyesuaikan diri di sana. Saya selalu mengatakan pada pemain untuk bermain di posisi terbaik, tapi dengan keunggulan 18 poin, maka Anda juga harus membuat beberapa perubahan," tandas Massimiliano Allegri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













