Juventus Lewati Jalan yang Terjal Demi Dapatkan Matthijs De Ligt
Yaumil Azis | 30 Juli 2019 01:00
Bola.net - Matthijs De Ligt bisa dikatakan sebagai pembelian terbaik Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Sang direktur, Pavel Nedved, bercerita soal bagaimana timnya kesulitan untuk mendapatkan bek berumur 19 tahun tersebut.
Sebelumnya, De Ligt merupakan penggawa andalan Ajax Amsterdam dan memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan klub. Ya, dia sudah mendapat kepercayaan untuk mengemban ban kapten meski usianya masih sangat belia.
Namun jika menengok prestasinya di musim 2018-2019 lalu, publik mungkin sepakat bahwa dirinya pantas menjadi kapten. Kontribusi De Ligt di lapangan membuat Ajax berhasil juara Eredivisie serta mencapai babak semifinal Liga Champions.
Hal itulah yang membuat banyak klub kepincut untuk mendapatkannya di bursa transfer musim panas ini. Manchester United, Barcelona, dan PSG dikabarkan sudah antre untuk mendapatkan jasa pria berdarah Belanda itu. Tapi pada akhirnya, pemenangnya adalah Juventus.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Mudah untuk Dapatkan De Ligt
Juventus berhasil mendapatkan De Ligt dengan mahar sebesar 85 juta euro. Nilai tersebut membuatnya menjadi bek termahal di dunia saat ini. Di saat tim lain enggan memenuhi permintaan harga dari Ajax, Juventus memilih menebusnya tanpa berpikir dua kali.
Banyak yang berpikir bahwa Juventus berhasil mendapatkan De Ligt karena memiliki dana segar untuk melakukannya. Namun ternyata situasinya tidak sesederhana itu, sebab mereka harus bersaing dengan klub lain dan itu tak mudah.
"Itu benar-benar sulit, sangat berat," tutur Nedved kepada Sky Sport Italia. "Dia muda, sudah menjadi kapten Ajax dan kami mengambil pilihan ini untuk sekarang dan di atas semuanya, untuk masa depan," sambungnya.
"Ada banyak kompetisi yang berat, tapi kami senang bahwa dia memilih kami," tambah sang legenda tersebut. Menurut kabar, hanya Juventus juga yang bersedia membayar tuntutan gaji senilai 16 juta euro per tahunnya.
Musim Depan akan Lebih Berat
Publik langsung memberikan reaksi begitu Juventus merampungkan kepindahan De Ligt dari Ajax pada bulan Juli ini. Sebagian meyakini bahwa kehadiran bek muda tersebut bakalan membuat Juventus semakin mudah meraih gelar Scudetto musim depan.
Namun Nedved tidak sepakat dengan anggapan seperti itu. Pria asal Ceko tersebut melihat beberapa rival Bianconeri telah bergerak untuk menambal kelemahan yang tampak di musim lalu. Sehingga ia yakin bahwa perjuangan Juventus di musim depan akan lebih berat.
"Semua klub besar sedang berbenah, termasuk di Italia, dan saya pikir perebutan Scudetto akan lebih berat untuk diperjuangkan ketimbang dari tahun-tahun sebelumnya," tambahnya.
"Di Eropa juga akan terjadi pertarungan yang berat, di mana ada banyak klub yang bisa memberikan anda masalah, tapi Juventus telah siap," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













