Juventus Tidak Merasa Sebagai Favorit Scudetto
Asad Arifin | 15 Desember 2023 10:49
Bola.net - Juventus tampil konsisten di Serie A musim 2023/2024. Pada pekan ke-15, Si Nyonya Tua berada di posisi kedua klasemen dengan 36 poin. Namun, mereka sama sekali tidak merasa sebagai tim favorit scudetto.
Juventus menunjukkan performa solid. Dari 15 laga Serie A yang dimainkan, klub asal Turin tersebut mampu meraih 11 kemenangan dan baru sekali kalah. Juventus hanya berjarak dua poin dengan Inter Milan.
Inter Milan, sang juara bertahan, juga tampil luar biasa musim ini. Inter Milan meraih 12 kemenangan dari 15 laga yang dimainkan.
Hanya berjarak dua poin, dengan performa yang konsisten, Juventus layak disebut sebagai kandidat scudetto musim ini. Akan tetapi, Juventus memilih untuk tidak melihat itu sebagai target atau tujuan utamanya.
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Inter Milan Lebih Favorit
Juventus bersaing di papan atas klasemen Serie A dan berada dalam perebutan gelar juara. Namun, bagi pelatih Massimiliano Allegri, Juventus bukan favorit. Allegri melihat Inter Milan adalah kandidat utama peraih gelar.
"Kami tahu bahwa Inter Milan adalah favorit, mereka adalah tim yang dibangun untuk memenangkan liga," buka Allegri dikutip dari Sky Sports Italia.
"Presiden Steven Zhang juga mengatakan bahwa target mereka adalah bintang kedua. Juventus harus bekerja untuk menjadi lebih baik tanpa merasa puas. Liga adalah jalan yang harus dikelola dengan keseimbangan," sambungnya.
Target Juventus

Scudetto akan menjadi hadiah yang besar bagi Juventus. Namun, Allegri memikirkan scudetto. Bagi pelatih 56 tahun, target realistis Juventus musim ini adalah masuk ke zona Liga Champions. Juventus ingin balik ke kompetisi Eropa.
"Kami telah mengikuti jalur pertumbuhan dan kami harus terus meningkatkan diri dengan tujuan utama yaitu kembali bermain di Liga Champions. Sebuah tujuan yang tidak kami lewatkan tahun lalu," kata Allegri.
Musim lalu, Juventus finis di posisi ketujuh klasemen akhir Serie A 2023/2024. Juventus sebenarnya bisa bermain di UEFA Conference League, tetapi urung karena dapat sanksi dari UEFA karena financial fair play (FFP).
Sumber: Sky Sports
Klasemen Serie A 2023/2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








