Kecam Wasit di Laga AS Roma vs Monza, Jose Mourinho Ngamuk!
Editor Bolanet | 4 Mei 2023 22:25
Bola.net - Jose Mourinho mengaku tidak puas atas kepemimpinan wasit Daniele Chiffi di laga AS Roma saat menghadapi Monza di Serie A. Pelatih asal Portugal itu sampai melontarkan kata-kata tidak pantas kepada sang pengadil lapangan saking frustasinya.
Roma hanya meraih satu poin melawan Monza dalam laga lanjutan pekan ke-33 Serie A 2022/23. Bermain di U-Power Stadium, Kamis (04/05/2023) dini hari WIB, kedua tim bermain sama kuat dengan skor 1-1.
Stephan El Shaarawy membuka skor untuk Giallorossi, namun Luca Caldirola menyamakan kedudukan sebelum Chiffi mengusir bek kanan Roma, Zeki Celik, pada masa tambahan waktu.
Sang pengadil lapangan juga mengkartu merah Mourinho di babak pertama dan mantan pelatih Chelsea, Manchester United, dan Tottenham tersebut sangat marah kepada ofisial pertandingan setelah pertandingan.
Simak komentar Mourinho di bawah ini.
Tahan Diri
Mourinho, yang tidak asing dengan pertikaian dengan wasit, mencaci Daniele Chiffi setelah pertandingan, menggambarkan ofisial berusia 38 tahun itu sebagai "yang terburuk yang pernah ia temui".
"Saya tidak bodoh, Anda tahu itu," kata Mourinho.
"Hari ini, saya pergi ke pertandingan dengan membawa mikrofon. Saya merekam semuanya. Dari saat saya meninggalkan ruang ganti, hingga saat saya kembali, saya melindungi diri saya sendiri."
Wasit Buruk
Tindakan preventif Mourinho mungkin dipicu oleh larangan bermain dalam dua pertandingan yang diterimanya setelah diusir keluar lapangan saat Roma kalah 2-1 dari Cremonese pada akhir Februari lalu.
"'Ini adalah wasit terburuk yang pernah saya temui sepanjang karier saya," kecam pelatih berusia 60 tahun.
Semprot Wasit
Hasil imbang terkini membuat Roma berada di urutan ketujuh, hanya sedikit di luar zona Eropa dengan lima pertandingan tersisa, dan Mourinho sangat marah karena Chiffi mengusir Mehmet Celik setelah memberikan kartu kuning kedua di masa tambahan waktu.
"Dia adalah yang terburuk. Secara teknis dia mengerikan. Tidak memiliki empati. Tidak ada komunikasi. Nol kesadaran.
"Kartu kuning kedua untuk seorang pemain yang terpeleset pada menit ke-96... Saya berhenti bekerja [berbicara] 20-30 menit sebelum pertandingan berakhir karena saya tahu dia akan memberi saya kartu merah untuk apa pun.
"Saya tidak memberinya kesempatan, saya memutuskan tidak, itu sudah cukup," kesalnya.
Sumber: Metro
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Serie A 2022/23
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
-
Real Madrid Belum Lakukan Kontak dengan Jose Mourinho
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:15
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












