Kegagalan Penalti yang Membangkitkan Jonathan David di Juventus
Editor Bolanet | 26 Januari 2026 10:46
Bola.net - Jonathan David menjadi sorotan utama dalam kemenangan telak Juventus atas Napoli. Striker asal Kanada ini sukses membuka keunggulan Bianconeri dalam laga panas, Senin (26/1/2026) dini hari tersebut.
Kemenangan 3-0 ini menjadi bukti nyata peningkatan performa David di Turin. Grafik permainannya terus menanjak tajam dalam beberapa pekan terakhir.
Namun, perjalanan David musim ini tidak sepenuhnya mulus sejak awal. Ada masa-masa sulit yang sempat menghantui mentalitas sang bomber.
David pun buka-bukaan soal satu momen pahit yang justru mengubah segalanya. Kegagalan masa lalu ternyata menjadi bensin utama kebangkitannya saat ini.
Titik Balik dari Kegagalan Penalti
David mengakui bahwa kegagalan eksekusi penalti di awal musim adalah momen krusial. Alih-alih terpuruk, mentalitasnya justru terbentuk kuat dari insiden tersebut.
Ia merasa momen itu menjadi "tamparan" yang membawanya ke level permainan lebih tinggi. Rasa percaya dirinya perlahan pulih setelah melewati badai kritik.
"Bagi saya, itu (gagal penalti) adalah titik baliknya," ungkap Jonathan David kepada DAZN.
"Sejak momen itu, fase penting pertumbuhan dimulai," lanjutnya.
Tuah Tangan Dingin Spalletti
Transformasi David juga tidak lepas dari peran krusial pelatih Luciano Spalletti. Sang allenatore terus memberikan suntikan moral tanpa henti.
David merasa dukungan penuh dari Spalletti membuatnya tampil lepas. Chemistry antara pemain dan pelatih kini mulai membuahkan hasil manis di lapangan.
"Saya selalu merasakan kepercayaan pelatih kepada saya, dan itu terlihat di lapangan," ujar David.
"Ya, saya berkembang musim ini. Saya benar-benar bisa merasakan pertumbuhan itu, tidak hanya secara individu tetapi juga di dalam tim," tambahnya.
Filosofi Kopi dalam Selebrasi
Selain performa teknis, selebrasi gol David ke gawang Napoli juga mencuri perhatian. Ia memperagakan gerakan menyajikan dan meminum kopi bersama rekan setimnya.
Ternyata, aksi unik tersebut lahir secara spontan. Ide itu muncul begitu saja di hari pertandingan sebagai simbol kekompakan tim.
"Selebrasi itu adalah sesuatu yang kami pikirkan hari ini, cukup cepat," kata David sembari tersenyum.
"Anda menyajikan kopi dan kemudian meminumnya bersama-sama," tutupnya.
Gol ke gawang Napoli menggenapkan koleksi David menjadi empat gol di liga. Juventus kini mulai merasakan dampak nyata dari ketajaman bomber Kanada tersebut yang kian matang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
Liga Italia 10 Juni 2026, 12:37
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 12 Juni 2026, 16:08
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 12 Juni 2026, 16:08
-
Alisson Yakin Brasil Siap, Maroko Jadi Ujian Pertama di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 15:36
-
Dibungkam Korea Selatan, Pelatih Ceko Sebut Tim yang Lebih Baik Menang
Piala Dunia 12 Juni 2026, 15:18
-
Lee Kang-in Bicara Targetnya Usai Antar Korea Selatan Taklukkan Ceko
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Maroko 14 Juni 2026
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:25
-
Catatan Menarik Korea Selatan vs Ceko: Son Heung-min Samai Rekor Legenda
Piala Dunia 12 Juni 2026, 14:14
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














