Kehadiran Ante Rebic di Milan Buat Boban Senang
Dimas Ardi Prasetya | 3 September 2019 20:49
Bola.net - Chief Footbal Officer (CFO) AC Milan Zvonimir Boban mengaku senang dengan hadirnya Ante Rebic di skuat Rossoneri karena ia adalah pemain berkualitas dan bisa bermain di banyak posisi.
Rebic baru saja direkrut oleh Milan. Ia didatangkan dari Eintracht Frankfurt dengan status pinjaman selama dua tahun.
Rebic didatangkan setelah Milan melepas Andre Silva ke klub Bundesliga tersebut. Pemain asal Portugal itu juga dilepas dengan status pinjaman selama dua tahun di Jerman.
Rebic sendiri didatangkan setelah Milan gagal mencomot Angel Correa dari Atletico Madrid. Biaya perekrutan Correa disebut terlalu mahal bagi Rossoneri.
Serbabisa
Transfer Rebic dituntaskan pada hari terakhir bursa transfer Serie A yakni pada 2 September 2019 kemarin. Kesuksesan perekrutan ini membuat Boban merasa senang.
Sebab Milan dinilainya berhasil mendapat sosok pemain berkualitas yang bakal bisa membantu tim. Apalagi ia juga punya kelebihan lain yakni bisa bermain di banyak posisi.
“Rebic adalah pemain dengan kekuatan dan karakter. Ia bisa bermain di posisi yang berbeda dan ia menunjukkan ia bisa bermain di level yang hebat," katanya kepada Sky Sport Italia.
“Ia bisa bermain sebagai pemain sayap, striker kedua, di antara dua striker dan bahkan sebagai penyerang," sambung Boban.
“Ia bisa digunakan dalam peran yang berbeda. Ia adalah anak yang tulus yang meningkat secara teknis. Ia selalu kuat, cepat dan penembak yang baik, tetapi ia membuat banyak kemajuan," klaimnya.
Sulit
Rebic adalah perekrutan terakhir Milan pada musim panas 2019 kemarin. Ia menjadi pemain keenam yang direkrut oleh Rossoneri.
Meski sukses mendatangkan sejumlah pemain, namun Boban mengakui bahwa sebenarnya mendatangkan pemain itu tidak mudah. Namun ia mengakui menikmati semua prosesnya.
"Jendela bursa transfer sangat sulit. Bahkan jika itu sedikit menyenangkan," serunya.
“Ini membuat tim dan Pelatih jadi stres, ditambah musim sudah dimulai. Ini menyebabkan sedikit kekacauan, tetapi selalu terjadi di Italia," tandas pria asal Kroasia ini.
Para pemain itu didatangkan agar skuat AC Milan bisa sesuai dengan keinginan Marco Giampaolo dan formasi 4-3-1-2 favoritnya. Namun sayangnya taktik itu disebut Giampaolo tak sesuai dengan karakter pemain yang ada saat ini.
(Sky Sport Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













