Kekalahan Juventus dan Serangkaian Rekor yang Terhenti di Bergamo
Editor Bolanet | 31 Januari 2019 08:49
Bola.net - - Juventus harus mengakui keunggulan Atalanta yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri dalam laga perempat final Coppa Italia, Kamis (31/1) dini hari tadi. Klub asuhan Massimiliano Allegri tersebut tumbang dengan skor telak 0-3.
Duvan Zapata menjadi momok bagi Daniele Rugani dkk dengan dua golnya yang masing-masing tercipta pada menit ke-39 dan 86. Sedangkan satu gol Orobici lainnya tercipta melalui aksi Timothy Castagne pada menit ke-37.
Hasil tersebut membuat Juventus harus menerima kenyataan bahwa mereka telah tersingkir dari ajang Coppa Italia. Padahal, di empat musim terakhir, Paulo Dybala dkk selalu mengakhiri perjuangan dalam kompetisi tersebut dengan trofi di genggamannya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Serangkaian Rekor Terhenti
Kekalahan itu juga membuat mimpi Juventus untuk meraih treble pada musim ini musnah seketika. Tak hanya itu, serangkaian rekor yang tengah berjalan dalam beberapa tahun terakhir juga harus berhenti.
Pertama, Juventus tak bisa melanjutkan catatan juara Coppa Italia yang telah berjalan selama empat tahun berturut-turut ini. Selain itu, ini juga mengakhiri catatan tanpa kekalahan dari tim Italia yang sudah berlangsung sejak April 2018 lalu.
Ini juga pertama kalinya, dari sepanjang musim ini, Juventus gagal mencetak gol ke gawang lawannya di kompetisi domestik.
Lebih lanjut, hanya ada dua tim yang mampu mencetak lebih dari dua gol ke gawang Juventus di musim ini. Mereka adalah Chievo, yang mencetak dua gol pada awal kompetgisi dan Atalanta saat bermain imbang 2-2 bulan Desember 2018 lalu.
Lanjutan
Kekalahan atas Atalanta ini juga membuat catatan tanpa kebobolan Juventus di ajang Coppa Italia harus terhenti. Data menunjukkan bahwa mereka terakhir kali dibobol oleh lawannya pada bulan April 2017 lalu, saat tumbang di tangan Napoli 2-3 pada babak semifinal.
Ini juga memberikan catatan buruk untuk laga ke-250 Allegri bersama Juventus. Belum lagi pada pertandingan tersebut, ia harus diusir keluar lapangan lantaran melakukan protes keras terhadap wasit keempat di pinggir lapangan.
Klub raksasa Italia tersebut tak bisa meratapi kekalahannya itu, sebab mereka harus segera melanjutkan kiprahnya di Serie A. Pada hari Minggu nanti, Bianconeri akan menghadapi Parma di markasnya, Juventus Stadium.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video tim penyidik Satgas Anti Mafia Bola Polri mengeledah kantor baru PSSI di Fx Tower, Jakarta, Rabu (30/1).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Inter vs Como: Hakan Calhanoglu
Liga Italia 22 April 2026, 05:07
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59












