Kelebihan dan Kekurangan Seorang Daniel Maldini
Gia Yuda Pradana | 26 September 2021 10:51
Bola.net - AC Milan sukses menaklukkan tuan rumah Spezia 2-1 pada pekan ke-6 Serie A 2021/22, Sabtu (25/9/2021). Daniel Maldini turun dari menit awal dan menyumbang satu gol, gol perdananya untuk Milan.
Milan membuka keunggulan di menit 48 lewat gol Daniel Maldini, yang jadi starter untuk pertama kalinya di Serie A. Daniel Maldini membobol gawang Spezia dengan sundulan tajam meneruskan umpan silang Pierre Kalulu dari sisi kanan. Itu adalah gol perdana cucu Cesare Maldini dan putra Paolo Maldini tersebut untuk Milan.
Spezia sempat membalas lewat gol Daniele Verde di menit 80. Namun, Brahim Diaz memastikan Rossoneri pulang dengan tiga poin usai membobol gawang Spezia di menit 86, empat menit setelah masuk menggantikan Franck Kessie.
Daniel Maldini, menurut sang pelatih Stefano Pioli, memiliki beberapa kelebihan. Namun, gelandang serang 19 tahun Italia itu juga punya beberapa kekurangan. Kekurangan-kekurangan itu perlu diperbaiki supaya dia bisa jadi lebih baik lagi ke depannya.
Apa Kata Pioli?

"Yang paling penting tentang Daniel adalah fakta bahwa dia punya talenta," kata Pioli setelah laga kontra Spezia, seperti dikutip Football Italia.
"Dia punya teknik, juga visi permainan yang bagus."
Tiga kelebihan itu ada pada diri Daniel Maldini. Namun, masih ada kekurangannya. Dia masih kurang cepat dan kurang intensif saat dijaga ketat oleh pemain lawan.
Ketika Dijaga Ketat...

"Namun, dia perlu lebih cepat dan lebih intensif untuk melepaskan diri dari penjaganya," lanjut Pioli.
"[Pemain Spezia, Mehdi] Bourabia menjaganya dengan ketat. Dia butuh jarak beberapa meter untuk melepaskan diri darinya dan membuka ruang."
"Starter pertamanya adalah melawan Rio Ave setahun lalu, sebagai false 9. Ini [melawan Spezia] starter pertama dia yang sebenarnya. Dia punya kualitas untuk memberi dampak positif di masa depan, dan dia masih bisa lebih baik lagi," tegas pelatih Milan tersebut.
12 Tahun 117 Hari

Daniel Maldini tampil sebagai starter untuk pertama kalinya bersama AC Milan di Serie A.
Terakhir kali sang ayah Paolo Maldini jadi starter untuk AC Milan di Serie A adalah pada 31 Mei 2009 silam, yakni dalam laga melawan Fiorentina.
Menurut Opta, starter terakhir Paolo Maldini dan starter pertama Daniel Maldini di Serie A itu berjarak 12 tahun 117 hari.
13 Tahun dan 60 Tahun

Gol kontra Spezia adalah gol resmi perdana Daniel Maldini dengan seragam AC Milan.
Terakhir kali sang ayah Paolo Maldini mencetak gol untuk AC Milan di Serie A adalah ketika melawan Atalanta pada 2008.
Sementara itu, gol terakhir sang kakek Cesare Maldini untuk AC Milan adalah ketika melawan Catania pada 1961 silam.
Menurut Opta, gol terakhir Paolo Maldini dengan gol perdana Daniel Maldini itu berjarak 13 tahun 179 hari, dan terpisah 60 tahun 22 hari dengan gol terakhir Cesare Maldini.
Sumber: Football Italia, Opta
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Daniel Maldini Cetak Gol Perdana untuk AC Milan, Paolo Maldini pun Tertawa Bahagia
- Brahim Diaz: 4 Gol, 1 Assist, Nomor 10 AC Milan, Terima Kasih Calabria
- AC Milan Menang Lagi: Supremasi Klan Maldini, Ini Bukan Setan Merah Cabang Inggris
- Jadwal Siaran Langsung Serie A di RCTI dan Vidio Hari Ini, Minggu 26 September 2021
- Data dan Fakta Serie A: Juventus vs Sampdoria
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Serie A: Milan ke Puncak, Inter Turun
- 5 Pelajaran Spezia vs AC Milan: Kejutan Daniel Maldini
- 5 Pelajaran Inter vs Atalanta: Nerazzuri Selamat dari Kekalahan Berkat VAR
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Inter Milan Tunda Perekrutan Pemain Besar Hingga Musim Panas
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:49
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




