Kemarahan Fabregas Saat Como Dikalahkan Juventus
Editor Bolanet | 8 Februari 2025 09:13
Bola.net - Pertandingan antara Como dan Juventus menyisakan kontroversi besar setelah Como kalah 2-1, Sabtu (8/2/2025) dini hari WIB. Pelatih Cesc Fabregas merasa timnya dirugikan oleh keputusan VAR yang tidak memberikan penalti dalam situasi yang dianggapnya sangat jelas.
Momen kritis terjadi ketika Federico Gatti dianggap melakukan pelanggaran, yang menyebabkan Fabregas meragukan keandalan VAR. Kekecewaannya semakin bertambah setelah hasil pertandingan yang buruk ini menambah derita timnya.
Fabregas menyatakan bahwa ketidak konsistenan dalam penilaian VAR dapat merugikan sepak bola secara keseluruhan. Ia merasa perlu untuk berbicara demi membela tim dan kota Como.
Kejadian Penalti yang Dipertanyakan

Dalam laga tersebut, Como merasa berhak atas penalti setelah terjadi pelanggaran oleh Gatti. Ketiadaan keputusan penalti di momen penting ini menjadi fokus utama keluhan Fabregas. "Ada momen di mana VAR harusnya mengambil tindakan," ujarnya.
Ia menggambarkan bahwa Gatti menyentuh bola dengan tangan saat Douvikas mengontrol bola. Fabregas menegaskan, "Tanpa sentuhan tersebut, Douvikas akan memiliki kesempatan emas untuk mencetak gol."
Kekesalan Fabregas semakin meningkat saat ia menyaksikan tayangan ulang. "Tidak ada interpretasi lain, ini adalah penalti yang sangat jelas," tuturnya.
Kekecewaan Fabregas Terhadap Keputusan Wasit

Fabregas tidak hanya mengeluhkan keputusan penalti, tetapi juga situasi lain di pertandingan yang membuatnya marah. Ia menyebutkan beberapa insiden di laga sebelumnya yang juga merugikan timnya. "Kami tidak mendapatkan keputusan yang adil," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa banyak insiden yang merugikan Como, termasuk tidak adanya kartu untuk pelanggaran yang jelas. "Ini bukan hanya soal kami, tetapi juga tentang keadilan dalam sepak bola," tambahnya.
Kekalahan ini semakin menyakitkan bagi Como yang sedang mengalami krisis cedera. Fabregas menegaskan pentingnya membela klub dan kota Como. "Saya harus berdiri untuk Como," katanya.
Mencari Keadilan dalam Sepak Bola
Fabregas percaya bahwa VAR seharusnya berfungsi untuk memberikan keputusan yang lebih baik. Namun, ia merasa ada ketidakadilan dalam penilaian VAR yang tidak konsisten. Ia berharap agar semua tim mendapatkan perlakuan yang sama dalam setiap keputusan.
"Jika ada penalti, seharusnya selalu diberikan. Kami hanya meminta keadilan," tegasnya..
Kekesalan Fabregas bukan hanya untuk timnya, tetapi untuk sepak bola secara keseluruhan. Ia berpendapat bahwa keputusan yang konsisten akan meningkatkan kualitas permainan.
Dengan situasi yang dihadapi Como, harapan Fabregas untuk keadilan di lapangan menjadi semakin mendesak. "Saya masih percaya pada VAR jika digunakan dengan benar," tutupnya.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
LATEST UPDATE
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













