Kemenangan Inter Milan Dibalut Kontroversi, Begini Tudingan Bos Sassuolo
Yaumil Azis | 8 April 2021 10:20
Bola.net - Inter Milan meraih kemenangan penting saat menghadapi Sassuolo dalam laga lanjutan Serie A hari Kamis (8/4/2021). Tampil di markas kebanggaannya, Giuseppe Meazza, klub berjuluk Nerazzurri itu keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1.
Sang bintang, Romelu Lukaku, membuka kemenangan Inter lewat golnya yang tercipta pada menit ke-10. Klub asuhan Antonio Conte tersebut baru bisa menggandakan keunggulanya di menit ke-67 melalui aksi Lautaro Martinez.
Sassuolo bukannya tanpa perlawanan. Sebaliknya, mereka malah tampil dominan dengan catatan 15 tembakan dan penguasan bola sebesar 71 persen. Sayangnya, Il Neroverdi hanya bisa mencetak satu gol di menit ke-85.
Gol tersebut diciptakan Hamed Junior Traore, memanfaatkan assist dari Filip Duricic. Sassuolo telah mencoba memanfaatkan sisa-sisa menit untuk menyamakan kedudukan. Namun pada akhirnya, mereka harus menerima kekalahan ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kritik Performa Wasit
Sassuolo nampak tidak terima, terutama Roberto De Zerbi selaku pelath. Ia percaya bahwa timnya seharusnya bisa mendapatkan penalti yang bisa mengubah jalannya permainan.
Komentarnya menyasar pada momen di mana Sassuolo masih tertinggal 0-1. Pada suatu momen, jersey Giacomo Raspadori ditarik oleh bek Inter Milan, Stefan de Vrij, di kotak terlarang. De Zerbi percaya kalau momen itu harusnya menghasilkan penalti untuk timnya.
"Soal wasit, saya kira itu penalti. Saya tidak suka Massimiliano Irrati [wasit yang memimpin pertandingan] dan tiap kali dia memimpin laga kami, dia tidak berada dalam kondisi terbaik," katanya kepada Sky Sport Italia.
"Saya sama sekali tidak menyukai apapun perihal pendekatannya terhadap pertandingan kali ini, dimulai sejak awal hingga akhir," lanjutnya.
Performa Sassuolo Juga Buruk
De Zerbi juga tidak puas dengan penampilan anak asuhnya di laga ini, meskipun secara statistik mereka unggul jauh dari Inter Milan. Toh, pada akhirnya, statistik bukan faktor utama yang menentukan kemenangan melainkan skor akhir.
"Penguasaan bola tidak ada artinya jika anda tidak menembak tepat sasaran, namun kami masih memiliki 15 percobaan ketimbang Inter yang cuma punya tujuh," lanjutnya.
"Yang bisa saya keluhkan adalah soal anak asuh saya tidak menutup ruang umpan silang Ashley Young, namun Lukaku bermain dengan baik dalam situasi tersebut."
"Orang-orang terus berbicara soal pentingnya keseimbangan, tapi keseimbangan artinya mendominasi permainan tanpa diserang balik berulang kali, itu yang kami lakukan hari ini. Keseimbangan bukan cuma soal bertahan dengan 10 orang," pungkasnya.
(Sky Sport Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



