Keterpurukan AC Milan di Mata Keisuke Honda: Pemain Standar, Tak Punya Strategi
Asad Arifin | 29 Maret 2021 09:32
Bola.net - Keisuke Honda pernah menjadi bagian dari skuad AC Milan pada 2014 hingga 2017. Saat itu, Milan berada dalam periode yang sulit dan tidak mampu bersaing untuk meraih gelar juara.
Sebelum kembali bersaing untuk gelar pada musim 2020/2021 ini, Milan memang sempat berada di fase yang sulit. Mereka tidak pernah meraih gelar scudetto sejak terakhir kali meraihnya pada musim 2010/2021.
Bahkan, Milan sempat absen untuk waktu cukup lama di kompetisi Eropa. Rossoneri gagal tampil di Liga Champions maupun Liga Europa karena tampil buruk di Serie A dan hanya berada di papan tengah klasemen.
Alasan AC Milan Bapuk
Keisuke Honda menjadi bagian dari era keterpurukan Milan di atas. Pemain asal Jepang itu menyebut ada beberapa masalah yang membuat Milan tidak mampu bersaing. Salah satunya kualitas pemain.
"Klub tidak punya uang untuk membeli pemain top. Ada begitu banyak pemain 'normal' yang mendapat kesempatan untuk bermain di Milan," ucap Honda dikutip dari La Gazzetta dello Sport.
Selain itu, Honda menyebut Milan tidak cukup matang dari sisi taktikal. Sebab, Milan begitu mudah melakukan pergantian pelatih. Kualitas pelatih yang dipilih pun tidak cukup memadai.
"Kami tidak punya strategi, kami merasa pelatih baru datang setiap tiga bulan. Filippo Inzaghi berada di bangku cadangan dan dia terlalu cepat mengambil alih peran pelatih. Kami sering bicara kerja keras, tapi tidak pernah melakukannya," katanya.
Tidak Menyesal
Keisuke Honda bermain untuk AC Milan pada periode yang sulit. Mereka tidak tampil pada kompetisi level Eropa. Namun, legenda sepak bola Jepang itu tidak pernah menyesali karirnya bersama Rossoneri.
"Saya tidak ragu sedetik pun ketika panggilan datang dari Milan. Beberapa tahun sebelumnya saya juga dekat dengan Lazio, tapi CSKA Moscow menolak tawaran tersebut," kata Honda.
"Hari ini saya masih berterima kasih kepada Adriano Galliani karena telah mewujudkan impian saya, tetapi ada banyak masalah juga. Dalam konteks lain, saya harus mengakui, saya mungkin tidak akan pernah bermain untuk Milan," katanya.
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca Ini Juga:
Saran Buat Gianluigi Donnarumma: Bertahanlah di AC Milan
Juventus Tumbalkan Rodrigo Bentancur Demi Leon Goretzka?
Siap-siap Jadi Sultan, AC Milan Punya 100 Juta Euro untuk Belanja Pemain
Gokil! Lepas Dybala, Juventus Bisa Dapat Salah Satu dari 5 Pemain Hebat Ini
Maaf Cristiano Ronaldo, Real Madrid Tidak Butuh Jasamu Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













