Ketika Inter Milan Menang dengan Skuad Eksperimental

Gia Yuda Pradana | 5 Februari 2026 07:31
Ketika Inter Milan Menang dengan Skuad Eksperimental
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu duduk di bangku cadangan saat laga Coppa Italia/Piala Italia antara Inter vs Torino di Monza, Italia, Rabu, 4 Februari 2026 (c) Spada/LaPresse via AP

Bola.net - Pertandingan Inter vs Torino pada perempat final Coppa Italia 2025/2026 menghasilkan kemenangan 2-1 bagi Inter Milan di Stadio Brianteo, Monza, Kamis (5/2/2026) dini hari WIB. Hasil ini mengantar Nerazzurri ke babak semifinal meski tampil tanpa banyak pemain inti.

Laga digelar di stadion netral karena San Siro tidak dapat digunakan akibat persiapan Olimpiade Musim Dingin 2026. Inter tetap tampil agresif walau melakukan rotasi besar akibat badai cedera.

Advertisement

Gol kemenangan Inter dicetak Ange-Yoan Bonny menit ke-35 dan Andy Diouf menit ke-47. Torino sempat memperkecil jarak melalui Sandro Kulenovic pada menit ke-57.

1 dari 3 halaman

Rotasi Besar dan Debut Pemain Muda

Rotasi Besar dan Debut Pemain Muda

Pemain Inter Milan Ange-Yoan Bonny merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Torino pada laga Coppa Italia/Piala Italia antara Inter vs Torino di Monza, Italia, Rabu, 4 Februari 2026 (c) Spada/LaPresse via AP

Cristian Chivu menurunkan skuad eksperimental dengan memberi debut penuh kepada Matteo Cocchi dan Issiaka Kamate. Kamate langsung memberi kontribusi lewat assist untuk gol Bonny melalui sundulan kepala.

Torino sempat menekan pada sisa waktu pertandingan setelah gol balasan tercipta. Namun, potensi gol penyama kedudukan dari Matteo Prati dianulir karena offside.

2 dari 3 halaman

Kepuasan Chivu terhadap Energi Tim

Kepuasan Chivu terhadap Energi Tim

Pemain Inter Milan Davide Frattesi (kiri) berebut bola udara dengan pemain Torino Sandro Kulenovic pada laga Coppa Italia/Piala Italia antara Inter vs Torino, 4 Februari 2026 (c) Spada/LaPresse via AP

“Saya puas dengan penampilan, energi yang kami butuhkan dalam pertandingan seperti ini, dan apa yang berhasil kami ciptakan,” ujar Chivu kepada Sport Mediaset. “Ketika skor menjadi 2-1, lawan mendapat semangat tambahan, tetapi mereka tidak terlalu banyak merepotkan kami.”

Pelatih asal Rumania itu juga memuji akademi Inter yang melahirkan pemain muda siap pakai. “Saya memberi apresiasi kepada Cocchi dan Kamate, serta semua staf akademi yang telah bekerja dengan mereka selama bertahun-tahun,” kata Chivu.

Ia menambahkan bahwa pemain muda lain juga terus berkembang di tim U-23. “Stefano Vecchi melakukan pekerjaan luar biasa, dan para pemain ini bisa membantu kami sepanjang musim,” ucapnya.

3 dari 3 halaman

Fokus Konsistensi dan Tantangan Jadwal Padat

Fokus Konsistensi dan Tantangan Jadwal Padat

Pemain Inter Milan Andy Diouf (atas) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Torino pada laga Coppa Italia/Piala Italia antara Inter vs Torino di Monza, Italia, Rabu, 4 Februari 2026 (c) Spada/LaPresse via AP

Inter tidak menambah pemain pada bursa transfer Januari meski masih kehilangan Denzel Dumfries karena cedera. “Anda bisa meningkatkan kualitas tim tanpa mendatangkan pemain baru,” tutur Chivu.

Hasil laga Inter vs Torino memastikan Nerazzurri menantang pemenang duel Napoli vs Como di semifinal Coppa Italia. Jadwal itu akan berdekatan dengan Derby della Madonnina di Serie A.

“Kami ingin tetap kompetitif dan menjaga konsistensi dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Chivu. “Kami terus melangkah dengan keyakinan, kerja keras, dan kesadaran bahwa kami masih bisa berkembang.”

Sumber: Football Italia

LATEST UPDATE