Kisah Buffon Tolak Barcelona dan Messi Setelah Terima 'Pertanda' di Jalan Tol
Richard Andreas | 20 November 2024 11:45
Bola.net - Gianluigi Buffon, legenda sepak bola Italia, mengungkapkan bahwa ia sempat menolak kesempatan bermain bersama Lionel Messi di Barcelona setelah menerima 'pertanda' yang ia rasakan saat mengemudi. Keputusan tersebut diambil secara emosional, dipengaruhi oleh momen nostalgia yang tak terduga.
Pada tahun 2021, setelah memutuskan meninggalkan Juventus, Buffon menjadi incaran sejumlah klub besar Eropa yang ingin memanfaatkan pengalaman panjangnya.
Salah satu tawaran datang dari Barcelona, yang saat itu mencari penjaga gawang berpengalaman untuk menjadi pelapis Marc-Andre ter Stegen.
Bagi Buffon, prospek bergabung dengan raksasa Catalan dan bermain bersama Messi sangatlah menggoda. Sebelumnya, ia sudah sempat berbagi ruang ganti dengan Cristiano Ronaldo di Juventus, sehingga kesempatan ini terasa seperti melengkapi kariernya.
Namun, sebuah momen sederhana di jalan tol membuatnya memutuskan sebaliknya.
Momen Nostalgia yang Mengubah Keputusan
Dalam wawancara denganCorriere della Sera, Buffon mengenang bagaimana sebuah lagu mengubah arah hidupnya. Saat mengemudi, ia mendengar lagu Bella dari penyanyi Italia Jovanotti di radio—lagu yang sudah lama tidak ia dengar.
"Saya menerima tawaran dari Barcelona sebagai penjaga gawang kedua. Saya menyukai gagasan bermain bersama Messi, setelah sebelumnya bermain dengan CR7. Tapi suatu hari, saat mengemudi, radio memutar lagu Bella, yang sudah sepuluh tahun tidak saya dengar," ungkap Buffon.
Di saat yang sama, Buffon melihat papan penunjuk arah menuju Parma di jalan tol. Bagi Buffon, itu adalah pesan dari takdir, mengingatkannya pada klub yang menjadi awal perjalanan kariernya.
"Saya melihat tanda Parma di jalan tol. Itu adalah pertanda. Dan begitulah cara saya mengakhiri karier, kembali ke tempat segalanya dimulai," tambahnya.
Penutupan Karier di Parma
Buffon kembali ke Parma pada tahun 2021, dua dekade setelah meninggalkan klub tersebut untuk bergabung dengan Juventus pada 2001.
Selama periode keduanya di Parma, Buffon mencatat sejarah sebagai kiper pria pertama dalam sepak bola profesional yang mencapai 500 clean sheet.
Meskipun ia sempat memperpanjang kontrak dengan Parma hingga 2024, Buffon akhirnya memutuskan pensiun pada 2 Agustus 2023, di usia 45 tahun.
Keputusannya untuk kembali ke Parma menjadi simbolik, menutup karier luar biasa di klub yang menjadi saksi awal perjalanan seorang legenda.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pasang Harga Tinggi untuk Cambiaso di Tengah Ketertarikan Barcelona
Liga Italia 24 Maret 2026, 17:00
-
Luciano Spalletti Minta Juventus Datangkan Alisson dan Bernardo Silva
Liga Italia 24 Maret 2026, 14:06
-
Luciano Spalletti Siap Lepas 8 Pemain Juventus Musim Panas Nanti
Liga Italia 24 Maret 2026, 13:35
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brasil vs Prancis 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 21:09
-
Prediksi Wales vs Bosnia dan Herzegovina 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 20:48
-
Prediksi Slowakia vs Kosovo 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:52
-
Prediksi Denmark vs Makedonia Utara 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:38
-
Prediksi Italia vs Irlandia Utara 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:27
-
Prediksi Ceko vs Irlandia 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 19:03
-
Prediksi Polandia vs Albania 27 Maret 2026
Piala Dunia 25 Maret 2026, 18:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37
-
6 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Baru Mohamed Salah Usai Tinggalkan Liverpool
Editorial 25 Maret 2026, 11:07
-
Tottenham Menyusul? 6 Kasus Degradasi Paling Mengejutkan di Premier League
Editorial 24 Maret 2026, 11:00











