Kisah di Balik Tendangan Bebas Eriksen yang Nyaris Jebol Gawang Milan
Dimas Ardi Prasetya | 10 Februari 2020 20:45
Bola.net - Christian Eriksen mengaku ia sudah sering melatih tendangan bebas yang ia pertontonkan di laga lawan AC Milan dan mengungkapkan ia tak akan mengambil free kick itu tanpa dorongan Marcelo Brozovic.
Duel derby Della Madonnna antara Inter Milan vs AC Milan tersaji di Giuseppe Meazza, Senin (10/02/2020) dini hari WIB. Eriksen, sayangnya, tidak dijadikan starter di laga itu oleh Antonio Conte.
Playmaker asal Denmark tersebut baru masuk pada babak kedua. Ia masuk pada menit ke-72.
Conte memasukkannya untuk menggantikan Alexis Sanchez. Eks pemain Tottenham itu nyaris langsung memberikan efek instan pada Inter.
Sembilan menit setelah masuk lapangan, ia mengeksekusi tendangan bebas dari jarak sekitar 30 meter. Bola pun gagal dihalau oleh Gianluigi Donnarumma.
Latihan Rutin dan Dorongan Brozovic
Sayangnya, bola tendangan Christian Eriksen kala itu gagal masuk. Si kulit bundar membentur mistar gawang dan kemudian dihalau oleh barisan belakang AC Milan.
Free Kick yang nyaris sempurna itu bukanlah suatu kebetulan. Pasalnya Eriksen sudah sering melatihnya sebelumnya.
“Pada awalnya, saya berpikir untuk melakukan salah satu rutinitas tendangan bebas yang telah kami pelajari, mempertontonkannya kepada para penonton. Tapi kemudian saya melihat Milan bertahan sangat dalam dan kami tidak akan memiliki banyak peluang," tuturnya pada La Corriere dello Sport.
Namun gelandang berusia 27 tahun itu mengaku ia sempat ragu untuk mengeksekusinya. Namun pada akhirnya ia melakukannya berkat dorongan dari Marcelo Brozovic.
“Saya melihat Marcelo Brozovic, yang meminta saya untuk mengambil tendangan bebas itu, jadi saya melakukannya. Saya benar-benar menendangnya dengan bagus, tetapi tidak cukup bagus, karena bolanya tidak masuk. Mengingat cara permainan berakhir, mistar gawang itu bukan momen mimpi buruk, tetapi yang memuaskan," ujarnya.
"Jika itu masuk, itu akan menjadi sebuah kebahagiaan yang luar biasa, itu akan menjadi sebuah tambahan yang spesial," seru Eriksen.
Bahagia
Christian Eriksen baru datang ke Inter Milan pada bulan Januari 2020 kemarin. Meski belum lama mendarat di Italia, akan tetapi ia mengaku merasa sangat bahagia.
Pasalnya, ia merasa para suporter menyambutnya dengan tangan terbuka. Eriksen pun mengatakan sambutan itu membuatnya termotivasi untuk selalu menampilkan performa terbaik di lapangan.
“Saya benar-benar merasa bahwa banyak penggemar senang saya ada di sini. Itu membuat saya bersemangat, memotivasi saya, mendorong saya ke arah yang benar dan membantu saya untuk menyesuaikan diri. Sejauh ini, semuanya berjalan sangat baik," tandas Eriksen.
Meski tak diperkuat oleh Christian Eriksen sejak menit awal, akan tetapi Inter Milan tetap bisa meraih kemenangan di Derby Della Madonnina. Nerrazurri mampu mengalahkan AC Milan 4-2.
(gazzetta dello sport)
Baca Juga:
- Dua Hal Penyebab Kekalahan Milan dari Inter Versi Pioli
- Kebahagiaan Ganda Dirasakan Eriksen Usai Bermain di Derby Della Madonnina
- Aksi-aksi Comeback Pekan Ini, Dari Real Madrid Hingga Inter Milan
- Termasuk Lukaku, Ini Pemain yang Paling Menonjol dalam Laga Inter Milan Vs AC Milan
- 7 Faktor Penentu Hasil Akhir Derby Milan
- Highlights Serie A: Inter Milan 4-2 AC Milan
- Man of the Match Inter Milan vs AC Milan: Zlatan Ibrahimovic
- Milan Gagal Menang Atas Inter, Pioli Marah Besar
- Milan Kalah Setelah Unggul Atas Inter, Ibrahimovic Kehabisan Kata-kata
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06

