Kontradiksi Juventus dan Parma

Gia Yuda Pradana | 31 Januari 2026 22:45
Kontradiksi Juventus dan Parma
Pemain Juventus Kenan Yildiz merayakan gol kedua bagi timnya pada laga Serie A/Liga Italia antara Juventus vs Napoli di Turin, Italia, Minggu, 25 Januari 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Bola.net - Pertandingan Parma vs Juventus akan tersaji pada pekan ke-23 Serie A 2025-2026 di Ennio Tardini, Senin (2/2/2026) pukul 02.45 WIB. Laga Liga Italia ini mempertemukan tim tamu yang sedang menanjak performanya dengan tuan rumah yang masih mencari stabilitas permainan.

Juventus datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan besar atas juara bertahan Napoli di liga. Hasil tersebut mempertegas kebangkitan tim asuhan Luciano Spalletti dalam perburuan zona Liga Champions.

Advertisement

Di sisi lain, Parma menghadapi situasi sulit setelah gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhir. Posisi mereka masih rawan karena hanya unggul tipis dari zona degradasi.

1 dari 3 halaman

Juventus Datang dengan Modal Kuat

Juventus Datang dengan Modal Kuat

Pemain Juventus Filip Kostic merayakan gol ketiga bagi timnya pada laga Serie A/Liga Italia antara Juventus vs Napoli di Turin, Italia, Minggu, 25 Januari 2026 (c) Fabio Ferrari/LaPresse via AP

Laga Parma vs Juventus menjadi lanjutan dari tren positif Bianconeri yang belum terkalahkan dalam beberapa laga terakhir Serie A. Kemenangan 3-0 atas Napoli membuat mereka hanya terpaut satu poin dari dua tim terakhir di zona Liga Champions.

Sejak ditangani Luciano Spalletti, Juventus tampil solid di lini belakang dengan hanya kebobolan delapan gol dari 13 pertandingan liga. Produktivitas serangan juga terjaga dengan koleksi 23 gol dalam periode yang sama.

Catatan pertemuan turut memihak Juventus karena mereka meraih 11 kemenangan dari 17 duel terakhir melawan Parma di kasta tertinggi. Pada pertemuan pertama musim ini, Juventus menang 2-0 di Turin dan mengendalikan jalannya pertandingan sejak awal.

Jadwal padat tetap menanti Juventus karena mereka masih harus menghadapi Lazio, Inter Milan, dan laga perempat final Coppa Italia. Fokus penuh di Emilia-Romagna menjadi kunci sebelum memasuki rangkaian pertandingan krusial tersebut.

2 dari 3 halaman

Parma dalam Tekanan

Parma dalam Tekanan

Pemain Parma, Mateo Pellegrino, merayakan gol di depan pemain Sassuolo, Jay Idzes, pada laga Serie A antara Sassuolo vs Parma di Reggio Emilia, Italia, Sabtu, 3 Januari 2026 (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Laga Parma vs Juventus juga menjadi ujian mental bagi skuad asuhan Carlos Cuesta yang baru saja kalah 0-4 dari Atalanta. Kekalahan itu memperpanjang periode tanpa gol setelah sebelumnya bermain imbang melawan Napoli dan Genoa.

Ketergantungan pada Mateo Pellegrino masih menjadi masalah utama di lini depan Parma. Minimnya variasi serangan membuat mereka mudah ditekan lawan yang memiliki pertahanan rapat.

Rekor kandang Parma musim ini belum meyakinkan karena hanya mencatat dua kemenangan dari 11 laga Serie A di Stadio Tardini. Kondisi tersebut membuat peluang mengulang kemenangan atas Juventus seperti musim lalu terlihat semakin berat.

Parma harus menemukan cara untuk memperbaiki transisi menyerang jika ingin mencuri poin dari tim tamu. Kedisiplinan bertahan dan efektivitas peluang akan menentukan apakah mereka mampu keluar dari tekanan klasemen bawah atau tidak.