Kutukan Kalah 0-1 Hantui AS Roma: Setelah Inter, AC Milan, Kini Lawan Napoli
Afdholud Dzikry | 1 Desember 2025 09:45
Bola.net - AS Roma kembali menelan pil pahit saat menjamu Napoli dalam lanjutan Liga Italia. Pasukan Gian Piero Gasperini harus mengakui keunggulan tamu dengan skor tipis.
Kekalahan ini memperpanjang tren buruk Giallorossi saat menghadapi tim-tim raksasa Serie A. Roma tercatat selalu kesulitan meraih poin penuh dalam laga bertajuk big match.
Sebelumnya, Paulo Dybala dan kawan-kawan juga takluk dari Inter Milan dan AC Milan. Anehnya, semua kekalahan tersebut berakhir dengan skor identik 0-1.
Gasperini menolak anggapan adanya pola permainan yang salah dalam kekalahan-kekalahan tersebut. Ia lebih menyoroti faktor fisik dan energi pemain yang terkuras habis.
Energi Terkuras di Eropa

Sang pelatih mengakui timnya tampil di bawah standar yang diinginkan saat melawan Napoli. Kelelahan pasca laga Liga Europa tengah pekan menjadi kambing hitam utama.
Roma baru saja bertanding melawan Midtjylland pada hari Kamis sebelumnya. Dampaknya, tempo permainan mereka menjadi lambat dan sulit menembus organisasi pertahanan Napoli.
"Napoli juga memiliki peluang yang sangat sedikit, yang mengecewakan kami adalah kami tidak memiliki energi yang tepat, karena kami membayar harga mahal untuk pertandingan Liga Europa hari Kamis dan tidak memiliki kecepatan yang tepat, atau memindahkan bola dengan cukup cepat," keluh Gasperini kepada DAZN Italia.
"Sayangnya, kami sedikit tertatih-tatih hari ini dan tidak bisa bermain seperti yang kami inginkan di pertandingan besar ini," tambahnya.
Pertandingan yang Membosankan
Duel dua tim papan atas ini sejatinya diharapkan menyajikan tontonan menarik. Namun, realita di lapangan justru menunjukkan permainan yang cenderung lambat dan hati-hati.
Gasperini menilai laga melawan Napoli, Inter, dan Milan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Namun kali ini, hiburan sepak bola yang biasa disajikan Roma seolah hilang.
"Itu semua adalah pertandingan yang berbeda. Temponya lebih lambat dari kedua tim, itu tidak menghibur seperti yang biasa kami lakukan," ungkap Gasperini.
"Sayang sekali, kami tidak memiliki energi yang diperlukan," lanjut pelatih berkebangsaan Italia tersebut.
Persaingan Ketat Papan Atas Serie A
Kekalahan ini membuat persaingan di papan atas klasemen Serie A semakin memanas. Jarak poin antar tim sangat tipis layaknya sebuah kompetisi sistem gugur.
Setiap hasil pertandingan kini menjadi sangat krusial bagi nasib tim di akhir musim. Gasperini sadar betul bahwa timnya tidak boleh lagi membuang poin percuma.
"Musim ini sangat panjang, sangat ketat di puncak dan hampir seperti kompetisi eliminasi dengan pentingnya setiap hasil dan begitu banyak tim yang terlibat," analisis Gasperini.
"Sekarang kami memiliki waktu seminggu untuk mempersiapkan diri dan beristirahat, kemudian kami akan kembali menjalani pertandingan setiap tiga hari. Kami harus belajar dari pertandingan seperti ini dan membawanya ke depan," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Lecce 19 Januari 2026
Liga Italia 18 Januari 2026, 02:45
-
Man of the Match Udinese vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 18 Januari 2026, 01:42
-
Man of the Match Real Madrid vs Levante: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 01:21
-
Keras! Antonio Conte Sindir Ruben Amorim Arogan?
Liga Italia 18 Januari 2026, 00:57
-
Prediksi Torino vs Roma 19 Januari 2026
Liga Italia 18 Januari 2026, 00:00
LATEST UPDATE
-
Cetak Gol Lagi di Bernabeu, Raul Asencio: Semoga Bisa Lebih Banyak Lagi!
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 09:37
-
Kalahkan Levante, Arbeloa Sanjung Mentalitas Real Madrid
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 08:53
-
Madridista Cemooh Skuad Real Madrid, Alvaro Arbeloa: Memang Sudah Selayaknya!
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 08:33
-
Michael Carrick Hanya Butuh 3 Hari untuk Hancurkan Sang Tetangga Berisik
Liga Inggris 18 Januari 2026, 08:10
-
Prediksi Wolves vs Newcastle 18 Januari 2026
Liga Inggris 18 Januari 2026, 08:00
-
MU 'Hancurkan' Manchester City, Peter Schmeichel: Terima Kasih, Carrick!
Liga Inggris 18 Januari 2026, 07:50
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Momen Kamera Tangkap Gerutu Declan Rice Usai Gagal Kalahkan Nottingham Forest
Liga Inggris 18 Januari 2026, 07:12
-
Dominasi 78 Persen Tapi Kalah, Juventus Ukir Sejarah Paling Memalukan di Serie A
Liga Italia 18 Januari 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48





