Lima Pelajaran AC Milan vs Napoli: Kisah Musim Lalu Bakal Terulang Lagi?
Dimas Ardi Prasetya | 20 Desember 2021 14:30
Bola.net - Raksasa Italia AC Milan tumbang dari Napoli di laga pekan ke-18 Serie A 2021-22 di San Siro, Senin (20/12/2021).
Milan tertinggal dengan cepat di laga ini. Pada menit kelima, gawang mereka sudah dijebol oleh tandukan Eljif Elmas.
Milan berusaha keras untuk bisa mencetak gol balasan, khususnya di babak kedua. Mereka all out berusaha menggempur pertahanan Napoli.
Milan sempat bisa mencetak gol jelang babak kedua berakhir melalui tendangan Franck Kessie. Namun gol Kessie kemudian dianulir wasit usai melihat tayangan dari VAR.
Sempat ada klaim Pierre Kalulu dianggap melakukan handball. Namun kemudian muncul berbagai laporan yang menyebut bahwa Olivier Giroud terperangkap offside.
Pada akhirnya AC MIilan pun kalah 0-1 dari Napoli. Berikut lima pelajaran dari pertandingan tersebut.
Milan Perpanjang Rekor Buruk Lawan Napoli

Sebelum duel tersebut digelar, AC Milan punya rekor buruk melawan Napoli. Rossoneri terakhir kali menang di kandang sendiri melawan Napoli di Serie A sekitar tujuh tahun silam.
Tepatnya pada pada Desember 2014. Saat itu Milan menang (2-0) di bawah asuhan Filippo Inzaghi. Pencetak gol bagi Rossoneri adalah Jeremy Menez dan Jack Bonaventura.
Sejak laga tersebut itu, Napoli berhasil meraih tiga kemenangan atas Milan di San Siro. Mereka juga meraih hasil imbang tiga kali.
Spalletti yang Superior Atas Pioli

Tak hanya AC Milan yang punya catatan buruk. Di level personal, ada Stefano Pioli yang mengalami nasib serupa.
Rupanya ia punya catatan buruk saat bertemu dengan Luciano Spalletti. Pelatih plontos ini tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan Serie A sebagai pelatih melawan Pioli.
Rinciannya, ia meraih enam kemenangan dan dua hasil imbang. Di antaranya termasuk satu di pertemuan terakhir pada Februari 2019, saat Fiorentina bermain imbang 3-3 melawan Inter Milan.
Spalletti juga tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan Serie A terakhirnya melawan Milan. Catatannya menang 10 kali dan imbang tiga kali. Milan terakhir kali menang ata Spalletti pada Mei 2006, saat mengalahkan AS Roma 2-1.
Dampak Absennya Leao dan Rebic

Di laga ini AC Milan tampil tanpa sejumlah pemain yang cedera. Dua di antaranya adalah pemain yang kerap tampil di lini serang yakni Rafael Leao dan Ante Rebic.
Absennnya Rebic sudah merepotkan. Sebab Leao akhirnya kehabisan tenaga dan sempat tampil loyo di beberapa laga.
Kini Leao pun juga mengalami cedera. Lini serang Milan dari sisi kiri pun tak banyak berkutik. Apalagi Theo Hernandez juga absen.
Sebagai penggantinya, Milan menurunkan Rade Krunic di sisi kiri. Sayangnya ia tak banyak memberikan kontribusi bagi timnya. Tak satu tembakan pun ia lepas ke pertahanan Napoli. Umpan silang, long ball atau umpan terobosan juga nihil.
Daya gedor Rossoneri khususnya dari sisi kiri menurun drastis. Milan pun makin merana karena Zlatan Ibrahimovic tak bisa berbuat banyak. Apalagi ia sudah dimakan usia.
Tanda Tanya Soal Keputusan Wasit

Seperti disebut sebelumnya, AC Milan sempat mencetak gol melalui Franck Kessie. Namun wasit kemudian menganulir gol tersebut.
Ia melakukannya setelah melihat tayangan ulang VAR. Sempat terjadi kebingungan di kalangan fans Milan. Sebab ada yang menyebut Pierre Kalulu melakukan handball.
Namun kemudian ada yang menyebut bahwa gol itu dianulir karena Olivier Giroud berada dalam posisi offside. Sepertinya hal ini yang menyebabkan gol Kessie tidak disahkan.
Namun yang menjadikannya kontroversial adalah Giroud saat itu dalam posisi terjatuh dan tertimpa bek lawan. Ia juga tak menggerakkan kakinya untuk menendang bola. Si kulit bundar kala itu memantul karena ditendang kaki kiri bek Napoli.
Secara posisi, ia memang offside. Namun untuk bisa berada dalam posisi tersebut, Giroud harus bergerak mendatangi bola. Tapi nyatanya pemain asal Prancis itu sedang tak bisa bergerak. Inilah yang menjadi tanda tanya besar soal keputusan wasit di laga tersebut.
Memori Musim 2020-21

Apa yang terjadi pada AC Milan sekarang ini makin mirip dengan apa yang terjadi pada musim 2020-21 lalu. Kala itu Rossoneri sempat menguasai pucuk klasemen.
Akan tetapi Milan kemudian sempat kehabisan bensin dan terpeleset di laga krusial. Di sisi lain Inter Milan yang sempat goyah di awal musim kemudian menemukan performa terbaiknya dan tampil garang.
Mereka konstan meraih hasil positif dan akhirnya bisa mengkudeta Milan di pucuk klasemen Serie A. Inter akhirnya bablas menjadi juara dan meraih gelar Scudetto.
AC Milan sendiri akhirnya cuma bisa meraih posisi runner-up. Dejavu sekali. Akankan memori musim lalu terulang lagi bagi pasukan Stefano Pioli?
(Bola/WhoScored/Goal)
Jangan Lewatkan:
- Gol Kessie Dianulir, Pelatih Milan Kritik Keras VAR
- Milan Kalah dari Napoli, Ini Satu Hal yang Disesalkan Pioli
- AC Milan Keok dari Napoli, Fans: Dejavu Tahun Kemarin, Stop Berjuang, Keluar Italia Aja
- Kalah dari Napoli, Pioli: Ini Performa Terbaik Milan
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Milan Kalah, Inter Juara Paruh Musim
- Man of the Match AC Milan vs Napoli: Amir Rrahmani
- Hasil Pertandingan AC Milan vs Napoli: Skor 0-1
- Tak Diperlukan Lagi di Arsenal, Aubameyang Ditawarkan ke AC Milan dan Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
-
Gagal Penalti tapi Cetak Brace, Nico Paz Jadi Mimpi Buruk Lazio di Olimpico
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:07
LATEST UPDATE
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









