Mancini Mengamuk di Laga Roma vs Como: Dulu Kalau Tak Hormat Senior, Sudah Kutampar di Lorong!
Editor Bolanet | 16 Desember 2025 13:27
Bola.net - Gianluca Mancini murka usai laga AS Roma vs Como. Bek senior Roma itu menyoroti sikap tidak hormat pemain muda lawan.
Tensi tinggi mewarnai kemenangan tipis Giallorossi di Olimpico, Selasa (16/12/2025) dini hari. Insiden panas melibatkan Mancini dengan bek muda Como, Jacobo Ramon.
Duel lanjutan Serie A itu sebenarnya dimenangkan Roma 1-0. Namun, sorotan utama justru tertuju pada keributan di menit akhir.
Mancini merasa harga dirinya diinjak oleh Ramon. Ia pun memberikan "kuliah" keras soal etika kepada sang wonderkid.
Leher Dicekik, Emosi Meledak
Insiden bermula dari perebutan bola jelang bubaran. Mancini terlibat benturan fisik dengan Ramon dalam situasi tanpa bola.
Bek Timnas Italia itu mengklaim Ramon bertindak berlebihan. Pemain muda itu disebut melakukan provokasi fisik yang berbahaya.
"Ada tabrakan dengan Ramon, itu hal yang normal. Tapi dia bangkit dan mencengkeram leher saya," ungkap Mancini kepada Sky Sport Italia.
Situasi tersebut memicu adu mulut di lapangan. Mancini yang sudah kenyang pengalaman tak terima diperlakukan demikian.
Pelajaran Keras Soal Respek
Mancini membandingkan sikap pemain muda zaman sekarang dengan eranya. Ia merasa generasi saat ini kurang menaruh hormat pada senior.
Menurutnya, tindakan Ramon di masa lalu bisa berakibat fatal. Hukuman fisik di lorong pemain adalah hal lumrah dulu.
"Saat saya berusia 20 tahun seperti dia, saya jauh lebih menghormati pemain yang lebih tua. Jika tidak, saya pasti sudah mendapat tamparan di lorong stadion," tegas Mancini.
"Saya menyuruh Ramon untuk tenang, tapi dia terus saja begitu. Adrenalin bisa memicu hal semacam ini, tapi itu semua sudah berlalu sekarang," tambahnya.
Damai dengan Fabregas
Keributan ternyata berlanjut hingga peluit panjang berbunyi. Mancini terlihat terlibat percakapan intens dengan pelatih Como, Cesc Fabregas.
Keduanya tampak berdebat serius di pinggir lapangan. Namun, Mancini memastikan masalah tersebut sudah selesai dengan kepala dingin.
"Dengan pelatih (Fabregas), kami sudah menjernihkan suasana. Dan itu saja (masalahnya selesai)," jelas Mancini.
Kemenangan ini sendiri sangat krusial bagi Roma. Mereka kini hanya berjarak tiga poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan.
Dominasi Total Giallorossi
Terlepas dari drama tersebut, Mancini memuji respons timnya. Roma sukses bangkit usai menelan dua kekalahan beruntun sebelumnya.
Gol tunggal Wesley Franca menjadi pembeda di laga ini. Tuan rumah dinilai tampil dominan dan layak mengamankan tiga poin.
"Saya pikir kami memenangkan setiap bola, kami benar-benar mendominasi babak pertama. Dan sangat jarang melihat Como dengan penguasaan bola yang begitu sedikit," analisis Mancini.
"Kami tidak mampu memanfaatkan dominasi itu (jadi gol banyak), tapi di babak kedua kami menjaga tempo. Sepanjang 90 menit, itu benar-benar kemenangan yang pantas," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Sassuolo Dijegal Bologna, Jay Idzez Dapat Kritik dari Media Italia: Lalai!
Tim Nasional 16 Maret 2026, 14:16
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Liga Champions 18 Maret 2026, 01:03
-
Juventus Kembali Incar Mason Greenwood, Persaingan Tonali Makin Ketat
Liga Italia 18 Maret 2026, 00:55
-
Robert Lewandowski Siap Pangkas Gaji Demi Bertahan di Barcelona
Liga Spanyol 17 Maret 2026, 23:25
-
Tempat Menonton Chelsea vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 17 Maret 2026, 21:56
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 17 Maret 2026, 21:51
-
Tempat Menonton Man City vs Real Madrid: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 17 Maret 2026, 21:24
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06













