Marah, Ultras Milan Minta Galliani Dipecat
Editor Bolanet | 27 Januari 2015 23:12
- Ultras Milan baru saja melontarkan pernyataan yang meminta Adriano Galliani didepak dari AC Milan karena menilai bahwa keterpurukan Rossoneri disebabkan oleh kesalahan strategi transfer CEO tersebut.
Musim ini, Milan tampil tak stabil walau sebelumnya diberi target masuk kembali ke zona tiga besar Serie A. Rossoneri kini pun dianggap mengalami krisis setelah hanya bisa mendapatkan satu poin dari empat laga perdana di tahun 2015 ini. Akhirnya, muncul kabar bahwa Filippo Inzaghi akan diganti pelatih yang lebih berpengalaman.
Namun, para tifosi garis keras penghuni Curva Sud di San Siro itu menilai Inzaghi sebenarnya tak bersalah.
Kegagalan Milan diciptakan oleh strategi transfer yang mendatangkan para pemain free agent yang dibayar secara berlebihan namun hanya bisa memberikan sedikit atau bahkan tak memberikan sumbangsih apa-apa pada Milan. Kami membaca bahwa ajang Coppa Italia adalah kesempatan terakhir bagi Inzaghi, yang sebenarnya adalah pelatih lain yang diberi tim berisikan pemain-pemain rendahan, namun diperlakukan layaknya tim terbaik di dunia. Klub ini menempatkan semua hal di belakang Inzaghi, tanpa menyadari bahwa ini adalah pengalaman pertamanya (menjadi pelatih tim senior) dan atas alasan itulah ia semestinya dibantu, didukung dan dilindungi dari serangan-serangan pihak luar selama masa-masa sulit ini, demikian pernyataan yang dibuat para suporter tersebut seperti dilansir Football Italia.
Para suporter itu mengatakan, orang yang semestinya dipecat adalah Galliani. Sebab, ia disebut telah melakukan kesalahan dalam strategi transfernya.
Arsitek dari pembangunan tim ini adalah sang General Manager, yang walaupun dipaksa bekerja dengan kondisi ekonomi yang terbatas, justru tak bertindak apa-apa terhadap proyek tersebut. Ia membayar gaji sangat tinggi kepada pemain yang tak jelas kualitasnya dan juga membuang-buang anggaran transfer yang memang kecil kepada pemain yang buruk seperti (Alessandro) Matri (dibayar tinggi selevel dengan bayaran Tevez di Juventus), (Fernando) Torres, atau pemain-pemain palsu lainnya yang dipersembahkan pada kami layaknya para pemain juara.
Di titik ini, kami meminta Presiden Milan untuk melakukan investasi lagi pada tim Milan, namun juga melakukan apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan bagus lainnya dan menyingkirkan orang yang benar-benar bertanggung jawab atas situasi ini. Terlalu banyak kegagalan di tim ini sekarang dan sudah terlalu jelas sekarang bahwa para fans semakin menjauh dari Milan. [initial]
(foti/dim)
Musim ini, Milan tampil tak stabil walau sebelumnya diberi target masuk kembali ke zona tiga besar Serie A. Rossoneri kini pun dianggap mengalami krisis setelah hanya bisa mendapatkan satu poin dari empat laga perdana di tahun 2015 ini. Akhirnya, muncul kabar bahwa Filippo Inzaghi akan diganti pelatih yang lebih berpengalaman.
Namun, para tifosi garis keras penghuni Curva Sud di San Siro itu menilai Inzaghi sebenarnya tak bersalah.
Kegagalan Milan diciptakan oleh strategi transfer yang mendatangkan para pemain free agent yang dibayar secara berlebihan namun hanya bisa memberikan sedikit atau bahkan tak memberikan sumbangsih apa-apa pada Milan. Kami membaca bahwa ajang Coppa Italia adalah kesempatan terakhir bagi Inzaghi, yang sebenarnya adalah pelatih lain yang diberi tim berisikan pemain-pemain rendahan, namun diperlakukan layaknya tim terbaik di dunia. Klub ini menempatkan semua hal di belakang Inzaghi, tanpa menyadari bahwa ini adalah pengalaman pertamanya (menjadi pelatih tim senior) dan atas alasan itulah ia semestinya dibantu, didukung dan dilindungi dari serangan-serangan pihak luar selama masa-masa sulit ini, demikian pernyataan yang dibuat para suporter tersebut seperti dilansir Football Italia.
Para suporter itu mengatakan, orang yang semestinya dipecat adalah Galliani. Sebab, ia disebut telah melakukan kesalahan dalam strategi transfernya.
Arsitek dari pembangunan tim ini adalah sang General Manager, yang walaupun dipaksa bekerja dengan kondisi ekonomi yang terbatas, justru tak bertindak apa-apa terhadap proyek tersebut. Ia membayar gaji sangat tinggi kepada pemain yang tak jelas kualitasnya dan juga membuang-buang anggaran transfer yang memang kecil kepada pemain yang buruk seperti (Alessandro) Matri (dibayar tinggi selevel dengan bayaran Tevez di Juventus), (Fernando) Torres, atau pemain-pemain palsu lainnya yang dipersembahkan pada kami layaknya para pemain juara.
Di titik ini, kami meminta Presiden Milan untuk melakukan investasi lagi pada tim Milan, namun juga melakukan apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan bagus lainnya dan menyingkirkan orang yang benar-benar bertanggung jawab atas situasi ini. Terlalu banyak kegagalan di tim ini sekarang dan sudah terlalu jelas sekarang bahwa para fans semakin menjauh dari Milan. [initial]
Baca Juga:
- Tak Tanggung-tanggung, Mexes Dihukum Empat Pertandingan
- Allegri Enggan Datangkan Cassano
- Maldini: Pelatih Terbaik Dunia Pun Sulit Selamatkan Milan
- 'Sikap Mexes Perburuk Citra Milan di Mata Dunia'
- Shaarawy Cedera, Milan Lirik Kuyt
- Coppa Italia: Tak Besar Kepala, Pioli Waspadai AC Milan
- Lawan Lazio di Coppa, Inzaghi Coret Mexes
- Metatarsal Retak, El Shaarawy Absen Enam Pekan
- Milan Akan Pulangkan Marcelo Lippi?
- Menez Suka Cetak Gol, Tapi Tak Suka Kalah
- Menez: Milan Kurang Jahat!
- Menez: Para Pemain Dukung Inzaghi
- Ambrosini: Milan Jangan Salahkan Inzaghi
- Mexes: Serang Mauri, Saya Bukan Ayah Yang Patut Dicontoh
- Inzaghi: Milan Memang Tampil Jelek
- Inzaghi Optimis Milan Segera Sembuh
- Milan Jeblok, Inzaghi Tetap Tenang
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 April 2026, 09:16
-
Reaksi Liam Rosenior Soal Nyanyian Fans Chelsea: Saya Paham Mereka Frustrasi
Liga Inggris 22 April 2026, 09:12
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
-
Manchester United Mundur Perlahan dari Perburuan Elliot Anderson?
Liga Inggris 22 April 2026, 08:12
-
Kata Legenda MU: Kobbie Mainoo Bakal Semakin Mengerikan!
Liga Inggris 22 April 2026, 07:02
-
Man of the Match Madrid vs Alaves: Kylian Mbappe
Liga Spanyol 22 April 2026, 05:29
-
Man of the Match Inter vs Como: Hakan Calhanoglu
Liga Italia 22 April 2026, 05:07
-
Man of the Match Brighton vs Chelsea: Jan Paul van Hecke
Liga Inggris 22 April 2026, 05:00
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













