Marco Giampaolo Akui AC Milan tak Bermain Cukup Indah
Asad Arifin | 6 Oktober 2019 05:34
Bola.net - Pelatih AC Milan, Marco Giampaolo, tidak menyangkal jika timnya tidak bermain indah saat melawan Genoa. Akan tetapi, dia senang karena Milan mampu meraih tiga poin yang penting.
AC Milan berjumpa Genoa pada giornata ke-7 Serie A 2019/2020, Minggu (6/10/2019) di Luigi Ferraris. Milan datang ke markas Genoa dengan kondisi limbung, kalah pada tiga laga terakhir.
Aroma kekalahan juga tercium pada laga babak pertama melawan Genoa. Milan berada di bawah kendali Genoa dan tertinggal 1-0. Genoa mencetak gol lewat tendangan bebas Lasse Schone pada menit ke-41.
Namun demikian, Milan bangkit di babak kedua. Dua gol Theo Hernandez dan Franck Kessie membuat Milan pulang dengan tiga poin. Rossoneri menang dengan skor 1-2 atas Genoa.
AC Milan Berada Dalam Tekanan
Marco Giampaolo menyebut masih banyak aspek yang harus ditingkatkan oleh Milan, kendati sudah meraih kemenangan. Dia tidak melihat Milan bermain dengan cara yang indah dan cukup tajam di laga melawan Genoa.
"Saya ingin kita melanjutkan karakter ini, tetapi jelas berharap untuk mendapatkan gaya sepakbola yang lebih tajam dan lebih tinggi di laga selanjutnya," kata Giampaolo dikutip dari DAZN.
“Saya ingin melihat tim ini memainkan sepakbola yang lebih baik, tetapi hari ini tidak mungkin karena mereka merasakan tekanan yang sangat besar dan sangat membutuhkan kemenangan," tuturnya.
"Saya tidak bisa meminta mereka untuk sepakbola yang indah hari ini, karena kami memiliki tujuan lain," kata pelatih berusia 52 tahun.
Permainan Genoa vs Milan sejatinya cukup berimbang. Whoscored mencatat Milan hanya melepaskan sembilan tendangan, enam mengarah tepat ke gawang. Sedangkan, Genoa melepaskan 14 tendangan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang.
Kejutan Giampaolo Mainkan Bonaventura
Marco Giampolo membuat kejutan dengan memaikan Giacomo Bonaventura sejak menit awal. Dia bermain sebagai trio penyerang bersama Suso dan Krzysztof Piatek. Bonaventura bermain selama 81 menit, setelah digantikan oleh Andrea Conti.
“Kami membutuhkan pengalaman, karakter, dan kemampuan untuk menghadapi situasi ini. Saya sangat menyukai Bonaventura, karena ia juga memiliki waktu yang tepat dengan operasinya," kata Giamapolo.
Bonaventura sebelumnya cukup lama absen karena cedera. Laga melawan Genoa adalah kali pertama bagi pemain 30 tahun kembali menjadi pemain inti setelah terakhir kali merasakannya pada 25 Oktober 2018 lalu.
Sumber: DAZN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Burnley vs Man City: Martin Dubravka
Liga Inggris 23 April 2026, 07:27
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37













