Massimiliano Allegri: Sepakbola Indah? Apa Itu?
Serafin Unus Pasi | 19 Mei 2019 05:00
Bola.net - - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri memberikan jawaban atas kritik yang menyebut timnya tidak bermain atraktif selama ia latih. Allegri menilai bermain atraktif itu tidak penting, karena menurutnya kemenangan lah yang lebih berharga bagi dirinya.
Selama lima tahun terakhir, Allegri memang dikenal melakukan pendekatan defensif dalam taktik permainannya. Ia menitikberatkan permainan timnya pada kekuatan pertahanan dan menyerang dengan skema serangan balik.
Taktik ini terbukti ampuh bagi Si Nyonya Tua. Dalam lima tahun terakhir, mereka selalu sukses menggondol pulang trofi Scudetto dan mereka juga dua kali sukses bermain di Final Liga Champions.
Allegri percaya bahwa taktik 'tidak menarik' yang dinilai orang-orang itu merupakan taktik paling jitu bagi timnya. "Saya rasa mustahil bagi sebuah tim bermain dengan baik di 38 pertandingan dalam satu musim," buka Allegri kepada Goal International.
Baca komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.
Yang Penting Menang
Dalam pandangan Allegri, hal terpenting dari sebuah pertandingan adalah kemenangan dan ia merasa bermain pragmatis tidak ada salahnya asalkan timnya meraih kemenangan.
"Yang terpenting adalah kami bisa memenangkan pertandingan meski kami bermain dengan buruk, karena itu adalah tanda dari sebuah klub yang hebat."
"Beberapa orang mengatakan ini setelah mereka kalah 'Kami bermain dengan baik dan finish di peringkat dua dan itu tidak apa-apa bagi saya'. Kata-kata seperti ini bukanlah gaya saya, karena ada sebuah kompetisi dalam tim ini, bahkan ada kompetisi di antara anak-anak kecil yang bermain sepakbola 5 lawan 5 di jalanan."
Pertahanan Adalah Kunci
Allegri juga tidak bermasalah taktiknya kerap dicap taktik yang negatif, karena dalam pandangannya pertahanan yang baik itu merupakan salah satu kunci untuk meraih kemenangan.
"Saya selalu bilang bahwa saya tidak pernah malu bermain bertahan. Pertandingan hebat dan trofi-trofi hebat dimenangkan dengan pertahanan yang bagus."
"Saya masih tidak begitu paham dengan definisi sepakbola indah, karena tidak ada yang menjelaskan itu kepada saya, dan saya tertarik mencoba itu."
"Orang-orang selalu berpikir tentang teori, tetapi sepakbola merupakan sebuah profesi. Siapa yang berhasil menang dengan reguler merupakan sosok yang lebih baik dari yang lain, sesederhana itu." tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
-
Liga Italia 21 April 2026, 13:44

LATEST UPDATE
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59









