Massimiliano Allegri Tinggalkan Juventus Bukan karena Kekalahan Lawan Ajax
Serafin Unus Pasi | 18 Mei 2019 21:40
Bola.net - - Presiden Juventus, Andrea Agnelli membantah rumor kepergian Massimiliano Allegri karena kegagalan Juventus di Liga Champions musim ini. Agnelli menegaskan bahwa pihaknya masih ingin bersama dengan sang pelatih terlepas dari insiden tersebut.
Seperti yang sudah diketahui, Juventus kembali gagal meraih trofi juara Liga Champions musim ini. Perjalanan mereka terhenti di babak perempat final, di mana mereka dikalahkan Ajax dengan skor 2-1 di Turin, setelah leg pertama di Johan Cruyff Arena berakhir dengan skor imbang 1-1.
Beberapa minggu setelah kejadian tersebut, pelatih Juventus Massimiliano Allegri memutuskan untuk pergi dari Juventus. Banyak yang berspekulasi bahwa kepergian Allegri ini dikarenakan kegagalannya untuk membawa Juventus memenangkan trofi si Kuping Besar pada musim ini.
Namun spekulasi itu dibantah langsung oleh Agnelli yang menyebut pihaknya sama sekali tidak pernah meragukan kemampuan sang pelatih. "Beberapa hari ini saya membaca banyak rumor yang beredar di media," buka Agnelli yang dikutip Football Italia.
Baca komentar lengkap Presiden Juventus itu di bawah ini.
Percaya Penuh
Agnelli menegaskan bahwa kepergian Allegri dari Juventus di akhir musim nanti bukanlah kehendak dari manajemen Juventus. Agnelli membeberkan bahwa pihaknya masih ingin melanjutkan kerja sama dengan eks pelatih AC Milan itu musim depan.
"Setelah kekalahan dari Ajax tersebut, saya berpikir bahwa kami akan tetap melanjutkan perjalanan kami bersama Max, dan itu merupakan kata hati saya."
"Seiring berjalannya waktu, kami mempertimbangkan dan menganalisis sejumlah situasi dan saya tidak menampik bahwa ada kesedihan dalam tim kami karena kekalahan itu menghindarkan kami dari salah satu momen terbaik yang bisa diraih Juventus sepanjang sejarah."
Keinginan Allegri
Agnelli juga menyebut bahwa keputusan berpisah kedua belah pihak ini merupakan permintaan dari Allegri dan ia menghormati keputusan sang pelatih.
"Inilah apa yang terjadi ketika orang cerdas melihat keadaan sekelilingnya. Ia memutuskan untuk berhenti di posisi tinggi daripada terus memaksa maju ke depan."
"Max adalah sutradara dari kesuksesan kami dan dia adalah pemimpin dari Orkestra kami. Berpisah dengannya merupakan salah satu keputusan tersulit yang harus kami ambil." tutup sang Presiden.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
-
Penyerang Rp939 Miliar Milik Juventus Masuk Radar Nottingham Forest
Liga Italia 4 Juni 2026, 14:21
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 18:06
-
Link Streaming Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 7 Juni 2026, 17:14
-
Klasemen Pembalap Moto3 2026
Otomotif 7 Juni 2026, 17:05
-
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai Grand Prix Hungaria di Balaton Park
Otomotif 7 Juni 2026, 17:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











