Matthijs De Ligt Lagi-Lagi Handsball, Begini Komentar Maurizio Sarri
Serafin Unus Pasi | 27 Oktober 2019 01:40
Bola.net - Manajer Juventus, Maurizio Sarri memberikan komentar terkait blunder yang dibuat Matthijs De Ligt pada pertandingan melawan Lecce. Sarri menilai bahwa anak asuhnya tidak dengan sengaja mencoba untuk membuat handsball di laga tersebut.
Kemarin malam, Juventus nyaris meraih tiga poin di markas Lecce setelah mereka unggul 1-0 berkat gol Paulo Dybala. Namun kemenangan itu dibuyarkan Matthijs De Ligt saat ia membuat handsball di kotak terlarang, sehingga Lecce menyamakan kedudukan melalui titik putih.
Ini bukan kali pertama De Ligt membuat handsball yang merugikan Juventus. Ini sudah tiga pertandingan beruntun bek Timnas Belanda itu membuat handsball.
Namun Sarri menilai bahwa anak asuhnya tidak sengaja membuat hands ball tersebut. "Jika melihat dari bangku cadangan, saya rasa dia [De Ligt] tidak sengaja melakukan handsball itu," ujar Sarri kepada Sky Sports.
Baca komentar lengkap pelatih asal Italia itu di bawah ini.
Situasi Sulit
Sarri menilai bahwa De Ligt berada dalam posisi yang sulit untuk menghindari datangnya bola. Alhasil tangannya tidak terhindarkan mengenai bola.
"Jika anda melihat posisi tangannya, tangannya berada dekat dengan badan dan bola memantul ke arah tangannya."
"Namun dengan berlakunya aturan baru, sangat sulit bagi seorang bek menghindari bola-bola semacam itu."
Bola Mati
Berkat gol tersebut, Juventus tercatat sudah kebobolan delapan gol di 12 laga kompetitif mereka belakangan ini.
Namun Sarri menilai pertahanannya sebenarnya tidak terlalu buruk, karena mereka kebanyakan kemasukan gol melalui skema bola-bola mati.
"Kebanyakan kami kebobolan dari bola-bola mati termasuk penalti. Kami jarang sekali membiarkan lawan mencetak gol dari serangan terbuka, namun kami juga harus bisa mengantisipasi ancaman-ancaman semacam itu di kotak penalti kami." tandasnya.
Puncak Klasemen
Berkat hasil imbang tersebut, Juventus dipastikan masih mengamankan posisi puncak klasemen Serie A dari kejaran Inter Milan.
Rival mereka itu juga ditahan imbang Parma dengan skor 2-2 di Giornata kesembilan Serie A di akhir pekan ini.
(Sky Sports)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Hanya DNA 'Edan' Inter yang Bisa Balikkan Ketinggalan 0-2 Dua Kali atas Como
Liga Italia 22 April 2026, 08:55
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












