Matthijs de Ligt Mengaku Alami Perkembangan Pesat Sejak Gabung Juventus
Ari Prayoga | 25 Februari 2020 02:52
Bola.net - Bek andalan Juventus, Matthijs de Ligt mengakui bahwa dirinya mengalami perkembangan pesat sejak merumput di Serie A musim ini.
Performa luar biasa yang ditunjukkan De Ligt bersama Ajax Amsterdam membuat namanya menjadi rebutan sejumlah klub top Eropa pada musim panas lalu.
Pada akhirnya, Juventus menjadi klub yang beruntung mendapatkan tanda tangan De Ligt kala memboyongnya dari Ajax dengan biaya transfer mencapai 75 juta euro.
Pentingnya Teknik
Peran para bek semakin penting seiring perkembangan sepak bola modern. De Ligt pun sangat menyadari hal tersebut. Ia pun banyak belajar mengenai hal tersebut di Italia.
"Dalam beberapa tahun terakhir, teknik menjadi makin penting. Saya rasa itu semua dimulai dari Barcelona dan pergeraka 'tiki-taka', dengan bermain dari belakang, dan untuk melakukannya Anda harus bagus ketika mengusai bola," ujar De Ligt dalam wawancara dengan UEFA.
"Karena itulah teknik menjadi penting. Di Italia Anda juga bermain dengan lebih banyak pemain melawan seorang penyerang, dan itu sangat berbeda, tapi itulah yang membuat saya menjadi bek seperti saya hari ini," tambahnya.
"Saya tak takut berduel satu lawan satu dengan seseorang, dan itu sesuatu yang saya pelajari di Ajax," tukasnya.
Gaya Main Juventus
De Ligt menyebut keberadaan sosok Maurizio Sarri di kursi pelatih Juventus membuat dirinya makin dituntut untuk mampu memulai serangan dari belakang
"Juventus merupakan tim terkuat di Italia, mereka ingin menyerang dan menang. Dengan adanya pelatih ini [Sarri], penting untuk bermain dari belakang, maju dengan penuh keberanian dan untuk melihat bahwa kita berhasrat untuk memainkan bola," tutur De Ligt.
"Untuk melakukannya Anda harus memiliki teknik yang bagus," tandasnya.
Sumber: UEFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Debut Sempurna Donyell Malen di AS Roma: Gol, 3 Poin, dan Pujian Gasperini
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:57
-
Alexis Saelemaekers: Bikin Assist Mahal untuk Fullkrug, Keluar Lapangan Pincang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:39
-
Niclas Fullkrug: Gol Debut, Assist Mimpi, dan Pengakuan 100 Persen Bahagia di Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:29
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









