Matthijs De Ligt Sempat Kesulitan di Juventus, Ternyata Ini Penyebabnya
Yaumil Azis | 14 April 2020 08:19
Bola.net - Pada awal musim, Matthijs De Ligt sempat terlihat kesulitan untuk menunjukkan performa terbaiknya di Juventus. Ternyata ada alasan yang logis di balik permainannya kala itu.
Ya, De Ligt memulai langkahnya di Juventus dengan sebuah gol bunuh diri kala menghadapi Inter Milan dalam pentas persahabatan. Ternyata performa buruk itu bukan sebuah kebetulan.
Pemain asal Belanda itu lantas tampil buruk sewaktu diberi kesempatan tampil sejak menit awal menghadapi Napoli di ajang Serie A. Ia nyaris membuat Juventus gagal meraih kemenangan kala itu.
Dalam sekejap, publik langsung mengernyitkan dahi saat melihat performanya. Mereka lalu teringat nominal uang yang harus dikeluarkan Juventus waktu merekrutnya dari Ajax Amsterdam pada musim panas lalu, 75 juta euro.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Penyebab De Ligt Kesulitan di Juventus
De Ligt sendiri punya penjelasan mengapa dirinya sampai bermain dengan buruk di awal-awal musim. Dan salah satu penyebabnya adalah tekanan mental akibat harganya yang terlalu kemahalan.
"Satu-satunya hal menyulitkan di awal adalah karena sudah ada banyak pasang mata yang mengarah ke saya. Dalam pertandingan kedua, saya mencetak gol bunuh diri," ujarnya kepada Foot Truck.
"Kemudian ada tekanan yang lebih besar lagi, tapi saya tahu di latihan rasanya sudah bagus. Dalam pertandingan ada sedikit proses adaptasi. Awalnya sulit, tapi secara perlahan saya berkembang," lanjutnya.
Penyebab Lainnya
Selain masalah adaptasi, minimnya kesempatan untuk berlatih bersama skuat Juventus di masa pramusim juga menjadi penyebabnya. Ia telat bergabung karena ada permasalahan di antara Juventus dan Ajax kala itu.
"Pertama-tama saya telat bergabung dengan klub karena adanya masalah antara Ajax dengan Juventus," tambah bek berusia 19 tahun tersebut.
"Saya langsung berangkat ke Asia dan tidak berlatih sama sekali. Saya harus bermain dua hari setelahnya, melawan Tottenham, dan setelah 20 menit saya tidak mampu bernafas," pungkasnya.
Namun seiring berjalannya waktu, performa De Ligt kian membaik. Ia masih menjadi pilihan utama sang pelatih, Maurizio Sarri, di lini belakang kendati Merih Demiral dan Daniele Rugani tampil apik saat diberi kesempatan.
(Football Italia)
Baca juga:
- Terungkap, Alasan Juventus Rela Mengeluarkan Uang Banyak Demi De Ligt
- Bukan MU atau Juventus, James Rodriguez Pilih Gabung Klub Ini
- Sejak Awal, Pogba Tahu Bakalan Tinggalkan Juventus Demi Manchester United
- Soal Ronaldo vs Messi, Dua Pemain Manchester United Punya Jawaban yang Sama
- Apa yang Sudah Dipelajari Pogba dari Pirlo Selama di Juventus?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Juventus vs Sassuolo: Jay Idzes dkk Sukses Curi Poin dari Turin
Liga Italia 22 Maret 2026, 04:56
-
Man of the Match AC Milan vs Torino: Adrien Rabiot
Liga Italia 22 Maret 2026, 03:15
-
Ditawari Kontrak Baru, Dusan Vlahovic Ragu Bertahan di Juventus
Liga Italia 21 Maret 2026, 21:30
LATEST UPDATE
-
Tantang Atletico Madrid, 2 Bintang Real Madrid Siap Beraksi
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 14:17
-
Gagal Bekuk Sassuolo, Penyelesaian Akhir Juventus Jadi Sorotan
Liga Italia 22 Maret 2026, 11:30
-
Juventus Ditahan Imbang Sassuolo, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Maret 2026, 10:52
-
Bekuk Torino, Bos AC Milan Sujud Syukur: Ini Kemenangan yang Krusial!
Liga Italia 22 Maret 2026, 09:30
-
Chelsea Dipecundangi Everton, Liam Rosenior: Kami Memang Layak Kalah!
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:30
-
Ditarik Keluar Lawan Brighton, Seberapa Parah Cedera Hugo Ekitike?
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:00
-
Liverpool Kalah dari Brighton, Begini Kilah Arne Slot
Liga Inggris 22 Maret 2026, 07:19
-
Jadwal Final Carabao Cup Arsenal vs Man City, Minggu 22 Maret 2026
Liga Inggris 22 Maret 2026, 06:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28










